Kategori

Bupati Sintang Tinjau Lokasi Kebakaran 13 Pintu Ruko di Kelurahan Akcaya


Sintang - Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH., didampingi Wakapolres Sintang, Kompol Firah Meydar Hasan, S.H., S.I.K., dan sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, melakukan peninjauan ke lokasi ruko kebakaran yang berada di wilayah Kelurahan Akcaya, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Rabu, 13 Maret 2024.

Pada kunjungan tersebut, Bupati Sintang bertanya-tanya kepada pemilik rumah toko yang terbakar dan membagikan sembako.

“kedatangan saya ke sini untuk menunjukan simpati saya kepada warga pemilik rumah toko yang terbakar ini. Saya prihatin dan langsung membantu mereka berupa beras. Ini untuk meringankan beban mereka saja” terang Bupati Sintang

“semoga warga yang tempat usahanya terbakar tetap sabar. Saya juga mengapresiasi tim pemadam kebakaran yang sudah bekerja melokalisir api supaya tidak merembet ke ruko seberang gang ini” terang Bupati Sintang.

“saya berdoa dan berharap agar ruko ini bisa dibangun lagi. Warga bisa menjalankan usahanya lagi dan masyarakat Sintang terlayani dengan adanya tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari, bengkel dan alat tulis” tambah Bupati Sintang

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.03 WIB. Saat itu, saksi Firqon melihat muncul titik api dari lantai 2 bengkel Central Motor saat hendak pulang ke rumah di BTN Akcaya Asri.
"Ketika sampai di depan komplek, saksi melihat muncul titik api dari lantai 2 bengkel central motor yang mana api saat itu belum terlalu membesar," kata Kapolres Sintang AKBP Dwi Prasetyo Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Wendy Sulistono, Selasa 12 Maret 2024.

Saksi sempat berteriak. Namun, tak ada orang yang keluar. Lalu, saksi berusaha menggedor ruko toko Calvin untuk memberitahukan ada kebakaran namun ternyata tidak ada orang di toko tersebut.
"Saksi-saksi selanjutnya melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke Manggala Agni yang tidak jauh dari lokasi kebakaran. Korban jiwa tidak ada. Kerugian materil diperkirakan Rp 13.000.000.000 milyar," ungkap Wendy. RILIS PROKOPIM

Previous
« Prev Post