HEADLINE NEWS

Kategori

HIDUPKAN WISATA SUNGAI BUPATI SINTANG RESMIKAN KAPAL BIDAR PELANGI JUBAIR.

Posted by On Februari 20, 2020

Kini sarana wisata sungai di Kota Sintang telah hadir ditengah-tengah masyarakat, yakni hadirnya Kapal Wisata Bidar Pelangi Jubair yang digagas oleh Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sintang yang diresmikan langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno dengan ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, yang dilaksanakan di Taman Bungur, depan Pendopo Bupati Sintang, pada Kamis (20/02/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Majelis Adat Budaya Melayu Provinsi Kalimantan Barat, Prof. Dr. Chairil Anwar, Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sintang, H. Ade Kartawidjaja, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, jajaran forkopimda, para pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat yang ada di Kabupaten Sintang. 

Menurut Bupati Sintang, Jarot Winarno dengan hadirnya kapal wisata bidar Pelangi Jubair ini dapat menghidupkan wisata sungai di Kota Sintang, “dulu banyak kapal di Kota Sintang, seperti Junjung Buih tetapi sudah tidak ada lagi, jadi dengan adanya Kapal Bidar Pelangi Jubair ini bisa menghidupkan kembali budaya sungai, menghidupkan sektor wisata sungai di Kota Sintang, karena wisata sungai masih dicari oleh masyarakat”, ujarnya. 
Apalagi, sambung Jarot , bahwa masyarakat dari dulu hingga kini yang berada di pesisir sungai masih melakukan aktivitas kawasan pinggiran sungai, “sungai di Sintang masih hidup, banyak orang melakukan aktivitasnya di sungai, sehingga dengan hadirnya kapal bidar ini bisa menambah wisata sungai di Kota Sintang”, tambahnya. 

Selain itu juga, Jarot memberikan pesan untuk menjaga dan mengoptimalkan kapal bidar ini, “mari sama-sama kita jaga kapal bidar ini, selanjutnya akan kita optimalkan sebagai salah satu objek wisata sungai”, pesan Jarot.

Masih kata Bupati Sintang, bahwa Kota Sintang ini merupakan meltingpot tempat bertemunya semua suku yang ada di Kota Sintang, “hadirnya kapal bidar ini merupakan kerjasama antara MABM dengan Pemkab Sintang, dengan demikian Sintang ini tempat meleburnya suku dan budaya, ada melayu, dayak, tionghua, minang, Nusa Tenggara, masyarakat jawa dan seluruh lapisan suku yang ada di Sintang itu bersatu padu, hal inilah merupakan kontribusi nyata untuk membangun Kabupaten Sintang”, ucapnya. 

Lanjut Bupati Sintang, mengatakan bahwa jangan pernah melupakan sejarah dan kemajemukan suku untuk memajukan Sintang secara bersama-sama, “hari ini kita launching kapal bidar, dengan nama Pelangi Jubair, dari segi namanya itu adalah pendiri Kota sintang ini, kemudian masyarakat sintang itu majemuk, kita lihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, saya pesankan untuk tidak pernah melupakan sejarah, kita buktikan bahwa kemajemukan suku budaya di Sintang ini bisa untuk memajukan Sintang bersama-sama”, katanya. 

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sintang, H. Ade Kartawidjaja menjelaskan tujuan dibuatnya kapal bidar ini, “ide ini muncul atas dasar kepedulian MABM terhadap sungai sebagai lingkungan hidup yang pokok dimasa lalu, karena saat ini keberadaan sungai sudah mulai ditinggalkan, padahal sejarah mencatat, bahwa sungailah  tempat peradaban, dengan demikian MABM Sintang menghadirkan kapal wisata sebagai sarana hiburan yang edukati serta untuk memperkuat persaudaraan antar suku dan etnis di Kabupaten Sintang”, katanya. 

Masih kata Ketua Umum MABM Kabupaten Sintang menjelaskan proses pembangunan kapal bidar Pelangi Jubair ini, “pertama kita membeli kapal motor bandong milik swasta, kemudian kami lakukan pemakalan pada lambung kapalnya, kemudian bangunan lama dibongkar dan diganti dengan tipe sarana wisata air dengan waktu pembuatan selama lima bulan, dengan spesifikasi panjang 20 meter, lebar 6,5 meter, tinggi 7 meter, dengan daya tampung penumpang untuk wisata sekitar 120 orang atau sekitar 7 ton dan dilengkapi dengan fasilitas keselamatan yang sesuai standar keamanan”, jelasnya. 

Lanjut Ketua Umum MABM Sintang, menjelaskan pemberian nama Kapal Bidar Pelangi Jubair dan biaya operasional menumpang kapal bidar ini, “pertama, kapal ini diberi nama Bidar pelangi Jubair, Bidar itu artinya besar, Pelangi itu artinya kemajemukan Kabupaten Sintang, dan Jubair itu adalah tokoh masalalu sejarah Kota Sintang, dan biaya naik kapal direncanakan sebesar Rp. 5000 hingga Rp. 10.000, untuk rute dan jadwalnya masih ditentukan selanjutnya”, ujarnya.
 
Setelah kegiatan peresmian, Bupati Sintang beserta rombongan, mengelilingi pinggiran sungai kapuas dan sungai melawi menggunakan Kapal Wisata Bidar Pelangi Jubair.

Bupati Sekadau Beri Dukungan Penuh Pada Bocah Pengidap Pembengkakan Di Paha

Posted by On Februari 20, 2020

Sekadau - Bupati Sekadau Rupinus, SH. Msi menyempatkan diri mengunjungi Melia Fitriana bocah berusia 8 tahun pengidap penyakit pembengkakan di bagian paha hingga lutut, kamis (20/2) sore. 

Melia di berangkatkan ke Pontianak pada Kamis (20/2) sekitar pukul 15.10 sore, sesuai surat rujukan dokter RSUD Sekadau. 

Sebelum keberangkatan Melia ke rumah sakit di Pontianak, Bupati yang sebelumnya dari Pontianak menuju Sekadau, menyempatkan diri singgah di rumah tempat pemberangkatan Melia di Dusun Ensali  jalan Sekadau -Sanggau sekira pukul 14.30 sore. 
Kedatangan orang nomor satu di bumi Lawang Kuari tersebut untuk melihat langsung keadaan Melia sekaligus memberikan bentuan. 

" kasian lihatnya, saya harap cepat di tangani di rumah sakit Pontianak, untuk keluarganya Melia saya sarankan agar menginap di rumah saya di Pontianak, di Sungai Raya Dalam kan gak jauh dari situ, "ujar Bupati saat di hubungi media ini melalui telepon selullernya.  

" Rupinus melanjutkan, untuk pengobatan sudah di tangani oleh BPJS, untuk kebutuhan sehari-hari keluarga kan di rumah saya di Pontianak, mengenai yang lain-lain nanti saya koordinasi dengan dinas terkait, intinya lakukan yang terbaik buat Melia agar lekas sembuh dan kembali sehat seperti sedia kala, " tutur Bupati singkat. (Didi)

Pangdam XII/Tpr Sambut Kedatangan Mendagri

Posted by On Februari 19, 2020

Kubu Raya, Rabu (19/2/20) - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian di VIP Room Pemda Bandara Supadio, Kubu Raya. Kunjungan Mendagri ke Prov. Kalbar kali ini adalah dalam rangka menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Kalimantan Tahun 2020.
Musrenbang Regional Kalimantan Tahun 2020 akan dilaksanakan di Pendopo Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak. Mendagri RI Tito Karnavian dijadwalkan akan membuka Musrenbang yang diselenggarakan oleh Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK).

Selain disambut Pangdam, tampak kedatangan Mendagri juga disambut oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., serta Kapolda Kalbar, Irjen Pol Dr. R. Sigid Tri Hardjanto, S.H., M.Si., Danlanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus serta Danlantamal XII/Pontianak, Laksma TNI Agus Hariadi. (Pendam XII/Tpr) #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Sumber  : Heri/Penrem 121/ABW Sintang.

Publish   : suarasintang.com

Sinergi TNI, Polri dan Pemda Atasi Kesulitan Rakyat

Posted by On Februari 19, 2020

Sanggau, Selasa (18/2/2020) Personel Satgas Pamtas Yonif R-641/Bru, Koramil, Polsek dan Kantor Desa Entikong bersama-sama membantu Husni (47) yang rumahnya terdampak tanah longsor di Dusun Wanara, Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau.

Hadir pada kegiatan tersebut Dansatgas Yonif R-641/Bru Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, Danramil Entikong Mayor Inf. Arman Sulistiyono, Kepala Desa Entikong Bapak Kiki, dan Perwakilan Polsek Entikong Iptu Mamit.
Dalam pelaksanaannya semua pihak yang hadir bergotong-royong melakukan pembersihan di jalan untuk membuka akses alat berat menuju lokasi longsor.

Kegiatan pembersihan difokuskan pada pemindahan kayu-kayu dan barang-barang disekitar lokasi longsor agar tidak ada beban diatas tanah yang masih labil sehingga rawan longsor.

Bapak Husni selaku pemilik rumah yang terdampak tanah longsor mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bergotong-royong peduli dan membantu keluarganya.

"Kalau kami merasakan gotong royong ini sebagai bentuk sinergi antar instansi, terutama TNI-Polri dengan rakyat," ungkap Letda Ctp Rahmat selaku Perwira Topografi Satgas Yonif R-641/Bru yang ikut kegiatan pagi tadi.

Sumber  : Heri/Penrem 121/ABW Sintang.
Publish   : suarasintang.com

Tak sampai 1x24 Jam, Polres Melawi Sudah Amankan Tersangka Pelaku Pembunuhan

Posted by On Februari 19, 2020

MELAWI,Kalbar  - Tersangka pelaku penganiayaan terhadap Wita seorang ibu rumah tangga hingga memakan korban nyawa pada kedua anaknya Sandi Purwanto (17) dan adik perempuannya Aina Syifa (4) pada malam kejadian tersanga sudah diamankan satuan Polres Melawi untuk dimintai keteranga sebagai saksi.
 dalam Komprensi Pers menyampaikan angkah-langkah apa yang dilakukan. “ Setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, mengidentivikasi terhadap saksi serta pelaku dan permintaan visum kepada pihak rumah sakit Citra Husada Nanga Pinoh serta rumah sakit Sudarso di Pontianak, yang paling utama melakukan gelar perkara, baru kami menetapkan saudara D sebagai tersangka, “ terang Kapolres. Rabu ( 19/2/20 ) di Aula Tri Brata Polres Melawi.
Dilanjtkan oleh Kapolres, “ Setelah korban Wita istri Juwandi dirujuk ke rumah sakit Sudarso Pontianak karena sempat mengalami kritis kemudian dilakukan tindakan operasi kini kondisinya sudah membaik, tadi malam sudah bisa diajak komunikasi. Dari itu juga kita dapat menetapkan D sebagai tersangka setelah korban menyampaikan nama tersangka dan apa yang terjadi saat itu.
Dijelaskan juga motif tersangka pelaku berinisal D pemuda berusai 28 tahun asal Kota Baru tega melakukan penganiayaan sehingga mengakibatkan adanya korban nyawa, karena tersangka D merasa sakit hati dan dan tersinggung hingga tega memukulkan besi shok motor kepada para korban. Tersanggka D dulunya memang pernah bekerja ikut dengan Juwandi, karena ada sesuatu hal membuat Juwanda tidak cocok lagi dengan tersangka D, setelah itu tersangka pergi entah kemana, kemudian sekarang baru muncul lagi.
Tersangka juga pada malam kejadian sempat tersinggung karena sebelumnya menawarkan kerupuk kepada korban Sandi Purwanto, namun korban menolak sambil mengatakan “ Makan kerupuk harus dihabiskan, karena tidak sudi makan bekas mu “. 
Adapun Kronologis kejadian sekitar jam setangah enam tersangka D bertamu kerumah korban rumah korban di Gg. Keluarga Rt.06 Desa Sidomulyo Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi hendak mengambil BPKB kendaraan yang digadaikan sebesar lima juta kepada Juwandi yang sudah lunas, Juwandi sempat berbicara dengan tersangka selama kurang lebih satu menit, tidak berapa lama Juwandi dihubungi oleh rekan bisnisnya mengenai jual beli sapi, kemudian Juwandi pergi meninggalkan tersangka untuk melihat sapi dimaksud. Jadi durumah hanya tingal ketiga korban istri dan dua anaknya. Kemudian tersangka meminta kembali kepada kepada Wita istri Juwandi BPKB yang berada dikamar. Saat itu kedua korban Sandi dan adiknya sedang berada di ruang tengah, setelah Wita keluar beberapa langkah dari kamar, tersangka lansung melakukan pemukulan mengunakan benda tumpul berupa besi shok motor pada kepala Wita sebanyak dua kali, mendengar ada jeritan, Sandi bergegas menyusul, langsung disambut dengan pukulan dari tersangka menggunakan besi yang sama ke kepala Sandi sebanyak satu kali, begitu juga adiknya datang langsung dipukul pada bagian kepala berkali-kali mengakibatkan ketiganya tersungkur bersimbah darah.
Melihat ketiganya korbannya sudah tidak berdaya, tersangka lansung bergegas pulang mandi lagi dan menganti bajunya yang sudah basah berkeringat dan di simpan dikolam, kemudian kembali lagi ke TKP melihat korban tidak ada lagi karena sudah dibawa ke rumah sakit, selanjutnya tersangka menyusul juga kerumah sakit sebentar, saat kami melakukan olah TKP ada tersangka juga disitu, berdasarkan keterangan beberapa saksi mengatakan bahwa tersangka ini orang terakhir yang berada dirumah tersebut, maka kami melakukan pemeriksaan terhadap tersangka D awalnya sebagai saksi, setelang gelar perkara baru kami tingkatkan alih status menjadi tersangka, berdasarkan beberapa keterangan dari beberapa saksi lainnya dan alat bukti.
Alat bukti yang diamankan berupa 1 buah besi shok motor, pakaian korban dan tersangka, bungkus rokok dan BPKB. Pihak Polres Melawi masih mendalami kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Termasuk apakah barang bukti yang digunakan dibawa tersangka dari rumah atau didapat di TKP.
Sumber : Bagus Afrizal/ Rameranews.com
Publish  : suarasintang.com

PRESS RELEASE POLRES SINTANG TERKAIT PENGUNGKAPAN KASUS NARKOBA DI JALAN IMAM BONJOL,SINTANG.

Posted by On Februari 19, 2020

SINTANG.– Kapolres Sintang gelar press release terkait keberhasilan mengungkap pelaku tindak pidana narkoba, Rabu (19/2/2020) bertempat di Polres Sintang.
Kapolres Sintang, AKBP John H Ginting didampingi Kabag Ops Polres Kompol Zulfikar serta Kasat Narkoba AKP Samsul Bahri dan sejumlah perwira di lingkungan Polres Sintang.
Selain itu, juga menghadirkan tersangka berinisial NP beserta barang bukti berupa, 1 (satu) buah tas Merk Yaginu warna Hijau berisi : 1 (satu) buah kotak minuman Grand Royal Brandy XO warna hitam berisi 1 (satu) bungkus Kristal putih diduga narkotika jenis shabu. 1 (satu) buah kotak plastik warna orange berisi : 3 (tiga) klip plastik transparan berisi Kristal putih diduga narkotika jenis shabu, 1 (satu) klip plastik transparan berisi tablet berbentuk granat warna unggu diduga narkotika jenis ekstasi, 2 (dua) bungkus plastik klip transparan. 1 (satu) buah kotak merk ZERO warna orange berisi 1 (satu) bungkus plastik klip transparan. 1 (satu) buah kotak merk LARK warna putih berisi : 1 (satu) klip plastik transparan bekas, 1 (satu) buah sendok shabu warna merah jambu.
Uang sebesar Rp. 1.500.000.- (satu juta lima ratus ribu rupiah); 2 (dua) buah bong terbuat dari botol minuman sprite dan cleo; 4 buah potongan pipet; 3 (tiga) buah korek api gas: 1 (satu) unit handphone merk Xiomi Redmi 5 warna hitam Imei1 : 868774035807404, Imei2 : 868774035807412 terpasang kartu Sim telkomsel.
Menurut Kapolres Sintang, tsk NP merupakan kelahiran Sintang, namun lama tinggal di Mempawah. Keberadaan NP di Sintang baru sekitar enam bulan dan Tsk tersebut juga sudah pernah berurusan dengan hukum dengan kasus yang sama, kata Kapolres.
Lanjut Kapolres yang baru dua hari menjabat di Polres Sintang, Tsk NP di tangkap di Jalan Imam Bonjol, kelurahan Tanjung Puri kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.
Penangkapan Tsk berkat hasil pengembangan atau pengintaian anggota Sat Narkoba Polres Sintang selama 3 Minggu dan Tsk tersebut memang sudah jadi target, ucap Kapolres.
Sementara itu, Kaset Narkoba Polres Sintang, AKP Samsul Bahri mengatakan pasal yang di sangkakan terhadap Tsk
Pasal 112 Ayat (2) atau 114 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(Yefta)

GUNAKAN SMARTPHONE, ASKIMAN IKUTI SENSUS PENDUDUK SECARA ONLINE DI RUMAH DINAS

Posted by On Februari 18, 2020

Sintang - Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM melakukan pengisian data pada Sensus Penduduk 2020 secara online di Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang pada Rabu, 19 Februari 2020. Wakil Bupati Sintang didampingi Iwan Kurniawan, S. Sos, M. Si Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sintang, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang Muhammad Su'ud dan Tim BPS lainnya. 
Usai mengisi data pribadi dan keluarganya, Wakil Bupati Sintang mengajak masyarakat Kabupaten Sintang agar memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mengikuti sensus penduduk secara online. “saya melihat program BPS Kabupaten Sintang dalam melaksanakan sensus penduduk 2020 ini sangat luar biasa karena sudah mulai melakukan sensus secara online. Dengan demikian semua data yang diperoleh menjadi akurat dan bisa digunakan dimanapun berada. Kita bisa melihat data kita secara online” terang Wabup Sintang
“diharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sintang untuk dapat mengikuti sensus penduduk ini dengan baik dan mengisi data sesuai informasi yang valid karena data ini yang memerlukan adalah kita sendiri. Kita yang perlu dengan data ini sebagai warga negara. Mari masyarakat Kabupaten Sintang agar bisa mengisi data secara online dengan tepat” ajak Wakil Bupati Sintang.  
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang Muhammad Su’ud menjelaskan bahwa soal keakuratan data pada sensus penduduk secara online ini mencapai 99 persen. Kalau pun ada yang tidak akurat itu hanya adalah human eror saja. “Sensus penduduk secara online akan kami buka sampai 31 Maret 2020. Setelah itu, kami tutup. Kami akan melakukan rekapitulasi dulu. Hingga Selasa, 18 Februari 2020, warga Kabupaten Sintang yang sudah mengukti sensus penduduk secara online sudah 256 KK dari 90 ribu KK yang ada di Kabupaten Sintang. Sampai 31 Maret 2020, kami menargetkan ada 8.000 KK yang bisa ikuti sensus penduduk secara online” terang Muhammad Su’ud
“sensus penduduk 2020 akan kami lanjutkan pada 1-31 Juli 2020 secara manual. Untuk kami sudah siapkan 700 petugas sensus lapangan yang ada disemua kecamatan dan desa. Sensus satu bulan tersebut akan dilakukan door to door. Melalui sensus penduduk ini juga akan ketahuan berapa warga Sintang yang pindah ke daerah lain dan masuk ke Sintang. Kita juga mau melihat partisipasi masyarakat dalam sensus penduduk ini. Kalau sensus secara manual pertanyaan lebih detail. Tim kami juga sudah melakukan sosialisasi dan langsung praktek sensus penduduk secara online di pusat kecamatan Sintang, Kayan Hilir, Kayan Hulu, Serawai, Ambalau, Binjai Hulu dan Tempunak. Dan hari ini tim kami sudah berangkat menuju Ketungau Hilir, Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu. Saya juga mau mengingatkan bagi warga Kabupaten Sintang yang akan mengikuti sensus secara online agar data yang sudah diisi disimpan dulu. Di cek lagi sebelum di kirim. Karena jika sudah dikirim sudah tidak bisa diubah lagi” terang Muhammad Su’ud

SY. YASSER ARAFAT  BUKA RAPAT KERJA (RAKER) TIM PENGGERAK  PKK KECAMATAN SE KABUPATEN SINTANG TAHUN 2020

Posted by On Februari 18, 2020

Sintang - Sebagai langka sinergisitas program kerja  hari  ini Rabu, 19/02/2020 pagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang melaksanakan  Rapat Kerja(Raker) Tim Penggerak PKK Kecamatan Se kabupaten Sintang Tahun 2020 di Balai Pegodai Rumah Jabatan Wakil Bupati Sintang, yang dibuka Sekretaris Daerah Pemerintah  Kabupaten Sintang  Dra. Yosepha  Hasnah,M.Si diwakili   Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy.Yasser Arafat, S. Sos.M.si.
Hadir dalam kegiatan  tersebut  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang Rosinta Askiman, Kepala Disperindagkop dan UKM kabupaten Sintang H. Sudirman, Kepala Disdukcapil Kabupatensintang H.  Syarif Muhammad Taufik, Kadis Keluarga Berencana , pemberdayaan Perempuan dan perklindungan Anak Kabupaten Sintang Drs. Maryadi,M.Si.

Dalam kata sambutannya Sekretaris Daerah Pemerintah  Kabupaten Sintang  Dra. Yosepha  Hasnah,M.Si  yang disampaikan  Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy.Yasser Arafat, S. Sos.M.si menyatakan, bahwa Tim Penggerak PKK yang merupakan mitra pemerintah sangat memgang peranan yang penting“Tim Penggerak PKK merupakan fasilitator , perencana, , pelaksana, , pengendali dan penggerak pada masing-masing insan pemerintahan untuk terlaksananya program PKK yang merupakan mitra kerja pemerintah”. 

“saya atas nama pemerintah memberikan apresiasi  dan menyambut positif  kegiatan Raker PKK ini, saya menilai sangat wajar  apabila setiap tahun tim Penggerak PKK menyelengarakan Rapat Kerja Teknis maupun Rapat kerja Teknis, dengan harapan forum ini senantiasa memiliki nilai tambah , selain sebgai ajang evaluasi terjadap kinerja program PKK dan kelembagaan gerakan PKK, maka manfaatkanlah forum Rapat kerja ini , saling untuk dapat saling tukar informasi dan pengalaman dalam rangka pengem,bangan gerak PKK, guna menselaraskan  dengan program pemerintah” jelas Yasser Arafat

Pada kesempatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy.Yasser Arafat, S. Sos.M.si berharap dalam kegiatan Rapat Kerja PKK kabupaten Sintang, kepada seluruh Tim Penggerak PKK Kecamatan , untuk secara rutin menyampaikan laporan tahunan tentang kegiatan seluruh program Pokok PKK di kecamatan masing-masing”dan saya juga berharap agar selurh Tim penggerak PKK secara rutin melaksnakan program Beragam, Bergizi , Seimbang dan Aman (B2SA) ini penting karena  dilombakan setiap tahun  kerjasama dengan Dinas  Ketahan Pangan dan Perikanan,  dimana setiap kecamatan wajib mengikuti kegiatan tersebut”.

Sementara itu, Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Sintang  Rosinta Askiman mengatakan, bahwa kegiatan Rapat Kerja(Raker) Tim Penggerak PKK Kecamatan Se kabupaten Sintang Tahun 2020, sebgai salah satu langaka sinkronisasi program kerja Tim Penggerak PKK Pusat, Propinsi dan Kabupaten Sintang  hingga Kecamatan serta antara buku dasa wisma dengan buku administrasi PKK yang meliputi  enam buku wajib“kegiatan Rapat kerja Raker ini diikuti oleh seluruh Ketua dan Sekretaris seluruh 14 Kecamatan se Kabupaten Sintang dengan jumlah peserta sebanyak 28 orang

KETUA DAN ANGGOTA DPRD SINTANG MENGHADIRI ACARA MUSRENBANG SERAWAI

Posted by On Februari 18, 2020

SINTANG. Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny menghadiri kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Nanga Serawai Kecamatan Serawai, Selasa (18/02/2020). 

“Tahun ini merupakan tahun yang cukup sulit untuk kita di Sintang dalam proses penganggaran karna ada kegiatan pemilihan kepala daerah dan pemilihan kepala desa di lebih dari 300 desa,” kata Ronny. “Yangmana semua itu, menyerap sebagian besar anggaran kita. Bahkan kami mengalami pemangkasan yang cukup besar pada perjalanan dinas selain itu pembangunan-pembangunan fisik menjadi sangat berkurang. Namun, anggaran kita untuk pembangunan desa melalui dana ADD masih cukup besar, mencapai nilai seperempat dari total anggaran daerah, sehingga kita harapkan para kepala desa memperhatikan dengan baik pembangunan yang ada di desa, ” sambungnya.  

Politisi Partai Nasional Demokrat itu menegaskan bahwa sejauh telah menghadiri musrenbang tingkat kecamatan dirinya semakin merasa bersemangat untuk membawa usulan-usulan pembangunan dari masyarakat hingga ketingkat pusat, salah satunya berkaitan dengan usulan reward untuk peningkatan status desa.
“Mari kita sama-sama selesaikan apa-apa yang menjadi tanggungjawab kita bersama. Yang menjadi tanggungjawab desa laksanakan oleh pihak desa, yang menjadi tanggung jawab kami di kabupaten akan kami usahakan dengan baik juga sehingga proses pembangunan kita bisa berlangsung dengan cepat,” pesan Ronny.

Turut hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD lainnya, Sandan S.Sos, Zulkarnain, Kusnadi, SE dan Rudi Andryas dari daerah pemilihan Serawai-Ambalau. Tampak pula anggota DPRD lainnya, Melkianus, S.Sos, Kartimia Marwani dan Alpius, S.Pd.K dari Komisi C dan Billy Welsan dari Komisi D.

Camat Serawai, Rafael Nurdin, S.Kep menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan proses musrenbang-musrenbang di 38 desa yang ada di Serawai. Ia mengucapkan rasa senangnya atas kehadiran ketua DPRD beserta sejumlah anggota DPRD lainnya. 

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan musrenbang desa yang sudah dilakukan oleh semua kades di desannya masing-masing beberapa waktu lalu,” kata Nurdin. “Tujuannya untuk memberikan usulan melalui musyawarah. Yang mana usulan pembangunan tersebut adalah hal yang benar-benar kita perlukan,” tambahnya. 

Menurut camat yang baru saja dilantik pada awal tahun, usulan-usulan yang diperoleh hari ini selanjutnya akan dibawa ke musrenbang tingkat kabupaten. Pada kesempatan ini disampaikan juga paparan dasar arah perencanaan pembangunan Kabupaten Sintang tahun 2020 dari Badan Perencanaan Pembangunan (Bapeda) Kabupaten Sintang. 

“Kita sangat bersyukur bahwa hari ini hadir bersama kita di sini ketua DPRD dan sejumlah anggota DPRD lainnya, semoga apa yang dulu saya dengar yang namanya musrebang itu kepanjangannya musyawarah keren hasil ngambang, bisa kita putuskan akronimnya tidak lagi hasilnya mengambang, tapi lebih pasti, sehingga bisa memuaskan kita semua terkait dengan arah pembangunan kita ya,” terang Nurdin lagi. (Red)

BUKA KEGIATAN PEMBINAAN PENYULUH AGAMA ISLAM BUPATI SINTANG PESANKAN Tunjukan Islam itu rahmatan lil alamin DAN cegah RADIKALISME

Posted by On Februari 18, 2020

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH membuka kegiatan pembinaan penyuluh Agama Islam non PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang tahun 2020 yang mengusung tema "memaksimalkan fungsi media masa sebagai sarana dakwah", di Rumah Adat Melayu (RAM) Tepak Sireh, Jl. YC. Oevang Oeray Sintang, Selasa (18/2/2020) pagi.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar Khaharudin, S. Ag, Kepala Kemenag Kab. Sintang H. Anuar Akhmad, S.Ag. MM, Ketua MUI Kab. Sintang H. Ulwan, para penyuluh agama Islam dari 14 Kecamatan di Kab. Sintang dan tamu undangan lainnya. 
Dalam sambutannya, Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa penyuluh agama itu adalah ulama karena memilik tiga fungsi yakni pertama fungsi edukatif dan informatif dimana penyuluh agama itu memilik tanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang baik, mengajak umat untuk hidup di jalan agama serta mengajak masyarakat untuk selalu berbuat baik. 

"Fungsi yang kedua itu namanya fungsi konsultatif, dimana bapak/ibu harus siap menerima segala konsultasi permasalah dari umat, tempat umat bertanya, misal masyarakat mau mindahkan masjid, atau mendirikan masjid, dan juga permasalah lainnya"terang jarot.

Kemudian dijelaskan Jarot, fungsi yang ketiga yakni fungsi advokasi, dimana para penyuluh agama itu harus ringan tangan membantu permasalah umat yang terkait dengan hukum.
 
"misal ada umat atau tempat ibadah yang tersangkut dengan hukum, ibadahnya terganggu dan permasalah lainya di lingkungan masyarakat mengenai keagamaan"jelas Jarot.

Oleh karena itulah, dikatakan Jarot bahwa dengan tiga fungsi tersebut para penyuluh agama itu layaknya ulama di daerahnya masing-masing jadi peranannya sangat tinggi dan mulia. untuk itulah Jarot meminta para penyuluh agama ini harus berkolaborasi dengan Kantor Urusan Agama setempat, terlebih masalah umat yang komplek itu tidak mungkin di selesaikan sendiri.

"Bapak ibu juga harus menguasai peta dakwah, karena objek dakwah itu tergantung situasi masing-masing beda kita perlakukan, sehingga perlu adanya kolaborasi bapak/ibu dengan KAU setempat"pinta Jarot.

Selain itu, lanjut Jarot ialah ada tantangan yang juga harus menjadi prioritas para penyuluh agama, yakni terkait Islam phobia dan radikalisme. Sehingga peran dari para penyuluh agama untuk menyampaikan Islam yang rahmatan lil alamin itu sangat penting. 

"Tunjukan Islam itu rahmatan lil alamin, tunjukan keberadaan Islam itu rahmat bagi semuanya. Kemudian cegah radikalisme, terlebih daerah kita ini masuk dalam kawasan perbatasan."pesan Jarot. 

Jarot juga menyarankan para penyuluh agama untuk menguasai dakwah mikro melalui media sosial. Terlebih saat ini masuk dalam era destruksi teknologi. "melalui Facebook, Instragram, channel youtube, whatsapp grup, kita nda boleh ketinggalan jaman"pungkas Jarot.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang Anuar Akhmad mengatakan tujuan dari pada kegiatan pembinaan penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang tahun 2020 yakni untuk memberikan pemahaman tugas dan fungsinya sebagai penyuluh agama sehingga mampu berkerja dan menjalankan tugas dengan baik serta juga memahami tupoksinya. 

"kegiatan ini juga tujuannya memberikan pengalaman dan pencerahan agar yang sudah di angkat sebagai penyuluh non PNS ini bisa menjalankan tugas dengan baik, jangan hanya ada orang minta kita ceramah baru kita menjalankan tugas. Tapi kita sebagai penyuluh, kita lah yang menyuluhkan agama itu kepada umat, jadi kita harus siap, semangatnya harus kuat"terang Anuar. 

ALPIUS ANGGOTA DPRD SINTANG BERI PUJIAN UNTUK KADES DAN BPD SAAT MUSRENBANG KECAMATAN KETUNGAU TENGAH

Posted by On Februari 17, 2020

Sintang - Dalam melaksanakan Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) kali ini, saya lihat BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dengan kepala desanya itu sangat luar biasa,” kata Alpius, anggota DPRD Sintang. Hal ini disampaikannya usai acara pembukaan Musrenbang tingkat kecamatan di Desa WiraYudha, Kecamatan Ketungau Tengah (11/02/2020). 

Alpius mengatakan bahwa memang acara musrenbang merupakan kegiatan rutin baik di tingkat desa maupun kecamatan namun kali ini terlihat antusiasme yang tinggi dari para peserta. Secara khusus mereka dapat berdiskusi langsung dengan para anggota dewan yang mewakili mereka di pemerintahan tingkat kabupaten. 

“Sistem penganggaran yang ada sekarang ini kalau tidak melalui musrenbang akanmenyebabkan kita sulit melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan. Semua harus terencana 1 tahun sebelumnya. Seperti kita hari ini, kita evaluasi hasil musrenbang tahun 2019 yang sudah tercetak dari simral untuk tahun 2020 sekaligus kita mau membuat daftar rencana kegiatan pembangunan untuk tahun 2021,” papar Alpius. “Tentunya para kepala desa dan BPD-nya dalam musrenbang dan pelaksanaan kegiatan pembangunan di desanya harus selalu bersinergi, agar memperkuatkan satu dengan yang lain,” tambah politisi Parta Kebangkitan Bangsa tersebut. 
“Tahun ini, selaku anggota DPRD, kita memberikan dukungan melalui pokok-pokok pikiran kita di beberapa desa di wilayah Ketungau Tengah ini,”ujar Alpius. “Akan kita perjuangkan kepada pemerintah, terutama pengentasan permasalahan di bidang pendidikan, bidang infrastruktur soal jalan dan jembatan,” sambung pria yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai BPD di salah satu desa di Ketungau tengah ini. 

Alpius juga mengingatkan bahwa dalam proses pelaksanaan usulan kegiatna pembangunan melalui musrenbang tentu akan dipilah kembali di tingkat kabupaten kemudian diajukan disaring kembali hingga ke tingkat nasional. Hal ini berkaitan dengan skala prioritas pembangunan daerah dan kerangka acuan pembangunan nasional. 

“Selain itu, kegiatan-kegiatan pembangunan yang kita lakukan tentulah disesuaikan dengan ketersediaan  anggaran pemerintah yang ada,” tutup Alpius. (Red)

BUPATI SINTANG HADIRI PISAH SAMBUT KAPOLRES SINTANG

Posted by On Februari 17, 2020

Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri pisah sambut Kapolres Sintang dari AKBP. Adhe Hariadi, SIK, MH kepada AKBP. John. H. Ginting, SIK, yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Sintang, pada Senin, (17/02/2020)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang 

Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno menjelaskan tentang Sintang dihadapan Kapolres Sintang yang baru, "Sintang ini adalah melting pot, kemajemukan budaya banyak di Sintang, mayoritas masyarakat Sintang ialah Suku Dayak, berbagai macam komponen bangsa hidup.berdampingan, tetapi kami saling hidup bersama dan saling menjaga persatuan", jelas Jarot.
Jarot mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Sintang yang baru dan berharap dapat menjalankan tugas dengan baik, "saya ucapkan selamat datang kepada Kapolres Sintang yang baru, semoga dapat mengemban tugas untuk menjaga kondusifitas di Sintang",  ucapnya. 

Selain itu juga, Jarot mengucapkan selamat bertugas kepada AKBP. Adhe Hariadi, selaku Kapolres Sintang yang sebelumnya sudah banyak berperan penting dalam mengamankan situasi di Kabupaten Sintang, "saya ucapkan terimakasih kepada AKBP . Adhe Hariadi, banyak sekali tugas yang kita kerjakan sama sama, seperti kebakaran hutan dan lahan, beberapa proses hukum yang berjalan, sukses mengamankan penyelenggaraan pilpres tahun 2019, selama menjadi Kapolres Sintang situasi sintang aman dan kondusif", ujarnya.
asih kata Bupati Sintang, bahwa kegiatan yang dilakukan bersama Kapolres Sintang yang sebelumnya sangat banyak, dan selalu mengingat pesan dari Komandan Korem 121/ABW, "kita telah melakukan kegiatan bersama, pesan Danrem, kalau Sintang mau kondusif, maka forkopimda nya harus kompak, kemudian kegiatan sosial yang sudah kita laksanakan ialah pasar murah HUT Bhayangkara, kemudian ada satgas pangan sembako, kita punya tim penanganan Karhutla", tambahnya

Kemudian, AKPB. Adhe Hariadi, selaku Kapolres Sintang yang lama mengucapkan terimakasih kepada seluruh lintas sektor yang sudah mendukung kegiatannya selama menjadi Kapolres Sintang, "saya menjadi Kapolres Sintang sudah 1 tahun 3 bulan, tentunya saya minta maaf kalau selama di Kabupaten Sintang banyak melakukan kesalahan, saya juga ucapkan terimakasih kepada Bupati, forkopimda, TNI, OPD, tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan seluruh lintas sektor yang telah mendukung saya dalam menjalankan tugas selaku Kapolres Sintang", katanya.

"kami bersyukur bisa berdinas di Polres Sintang, sangat banyak kesan dan kenangan, ada suka maupun duka dalam mengembankan tugas, kemudian juga dalam melaksanakan tugas sebagai Kapolres Sintang dulu pasti ada hambatannya, saat ini saya akan pindah tugas ke wilayah kerja Polda Banten", ujar AKBP. Adhe Hariadi, SIK, MH.

Sementara itu, Kapolres Sintang yang baru, AKBP. John Halilintar Ginting, S.IK menjelaskan perjalanan karirnya, "saya tanggal 10 Februari 2020 kemarin baru dilantik oleh Kapolda Kalbar menjadi Kapolres Sintang, dan baru menginjakkan kaki di Sintang pada hari Minggu kemarin, saya bukan orang baru di Kalbar, sejak 2007 hingga 2016 saya sudah berdinas di Kalbar, sebelumnya saya di Kabupaten Sekadau, di Kabupaten Ketapang, di Kabupaten Sanggau, di Polresta Pontianak, Kabupaten Sambas, kemudian saya pindah ke Pekanbaru selama 3 tahun , dan akhirnya saya pindah ke Kabupaten Sintang", jelasnya.

Kapolres Sintang yang baru berharap semua lintas sektor di Kabupaten Sintang dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolres Sintang, "kami mohon bantuan untuk mendukung pekerjaan kami, kalau tidak dibantu oleh seluruh lintas sektor, maka tidak akan bisa berjalan dengan baik", harapnya.

Ibu Korban Penganiayaan Sudah Mulai Pulih. Saksi Kunci Pengungkapan Kasus Pembunuhan Kedua Anaknya.

Posted by On Februari 17, 2020

                                              Foto ulah TKP

 MELAWI,Kalbar - Kepolisian Resort Melawi melalui Satuan Reskrim terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penganiayaan dengan pembunuhan yang menimpa Istri dan Anak Juwandi warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Senin (17/2/2020) malam.

Penganiayaan yang menyebabkan dua orang anak meninggal dunia. Sandi Purwanto (17)  adik nya Aina Syifa (4) dan ibunya istri dari Juwandi ditemukan bersimbah darah tidak sadarkan diri.

Saat ini ada dua tempat yang dilakukan Police Line oleh pihak Polres Melawi untuk proses penyelidikan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

TKP pertama berada dilokasi  Rumah korban yang beralamat di Rt 6 Gang Keluarga Desa Sidomulyo dan satu lagi disalah satu perumahan warga yang berjarak sekitar 400 meter.

Kedua lokasi tersebut terus dilakukan penjagaan dengan ketat oleh pihak kepolisian.

Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi mengungkapkan bahwa tidak ada ditemukan barang yang hilang didalam rumah milik Juwandi pada saat kejadian.

"Tidak ada upaya masuk secara paksa yang dilakukan oleh pelaku. Begitu pula, tidak ada barang dalam rumah yang hilang," bebernya.

Saat ini pihak Reskrim masih terus bekerja melakukan Olah TKP, pemanggilan sejumlah saksi serta pengembangan keterangan para saksi.

Untuk itu Kapolres meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat untuk mengungkap pelaku.

" Kita masih terus melakukan pendalaman di lapangan," ujar Tris.

Masyarakat tidak perlu khawatir dan cemas, meskipun pelakunya belum ditangkap. Pihaknya telah membentuk TIM investigasi terus bekerja mengungkap kasus ini sampai tuntas

" Polres Melawi dibantu Polda Kalbar akan mengungkap secepatnya pelaku pembunuhan ini. Sementara motif belum terungkap karena belum ada tersangka," bebernya.

Selain memgamankan sejumlah barang bukti, pihak kepolisianpun juga sudah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Satu dari tiga korban, yakni Wita yang merupakan Ibunda dari Sandi Purwanto dan Aina Syifa,  kondisinya mulai sadar setelah mendapatkan pertolongan medis di Rumah Sakit Soedarso Pontianak.

Ia menjadi saksi kunci untuk mengungkap pelaku pada saat malam kejadian, yang menewaskan dua anaknya tersebut. Pihak kepolisianpun memberikan pengawalan kepada korban, yang saat ini masih belum bisa memberikan keterangan.

"Sejak dirujuk ke Pontianak semalam untuk mendapatkan pertolongan medis. Sang Ibu dari Sandi dan Syifa, juga dikawal langsung dari Polres Melawi dan di Beckup Polda Kalbar," ungkap Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi ditemui disela sela Olah Tempat Kejadian Perkara di Gang Keluarga RT 06 , Desa Sidomulyo, Selasa (18/2/2020).

Didampingi Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Primastya Dryan Maestro,  Kapolres mengaku pihaknya akan berusaha maksimal untuk mengungkap pelaku dan apa motifnya.

"Beberapa barang bukti yang kita temukan, juga akan kita lakukan uji laboratorium di Polda Kalbar. Tim INAFIS dari Polda juga direncanakan datang kesini, untuk membantu kita," ungkap Tris.

Ia berharap kepada masyarakat setempat yang mengetahui, ataupun mendengar pada saat kejadian terjadi, agar dapat menyampaikan kepada pihak Kepolisian. Untuk memudahkan pengungkapan kasus tersebut.

"Untuk saksi sudah ada sekitar 4 orang yang kita minta keterangannya. Bahkan pada hari ini bisa bertambah lagi," timpalnya.

Sumber : Bagus Afrizal/Rameranews.com
Publis  : suarasintang.com