HEADLINE NEWS

Kategori

RATUSAN MASYARAKAT DARI BERBAGAI ORGANISASI DAN GOLONGAN SERTA PIMPINAN DAERAH KABUPATEN SINTANG HADIRI RESEPSI KENEGARAAN 17 AGUSTUS 2019

Posted by On Agustus 17, 2019

Sintang - Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH didampingi oleh Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Dra. Yosepha Hasnah, M.Si menghadiri resepsi kenegaraan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74 tahun 2019 di Pendopo komplek rumah dinas Bupati Sintang, Sabtu (17/08/2019). Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, Kasrem 121 Alambhana Wanawai Sintang, Kol. inf. Achmad Solihin, Dandim 1205 Sintang, Letkol. Inf. Rachmat Basuki, Danyon 642 Kapuas, Mayor. Inf. Condro Edi Wibowo dan Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi, SIK,.MH.
Bupati Sintang mengatakan kesadaran faktual akan arti kemerdekaan ialah menginvestasikan sumber daya manusia secara kontinyu. Semua itu dilakukan dengan kerja keras semua pihak. 

"Kita perlu mengembangkan kultur membangun manusia dengan melakukan pencerdasan bangsa yang inklusif," kata dr. Jarot. "Saya mengajak seluruh masyarakat Sintang untuk mendukung upaya-upaya perkuat faktor Pendidikan, penguatan SDM beserta faktor pendukungnya," tambahnya.

Ratusan masyarakat dari berbagai organisasi dan golongan hadir dalam resepsi tersebut. Terpampang dilatar mimbar acara, tema resepsi kenegaraan  tahun 2019, 'Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, mari kita wujudkan SDM unggul Indonesia maju'.

Warna merah mendominasi dekorasi pendopo. Demikian pula dengan pakaian yang dikenakan para tamu.

Suasana acara dimeriahkan dengan lagu-lagu bernuansa patriotisme. Ditampilkan pula tari-tarian etnik. Salah satu penampilan disajikan oleh warga binaan lapas Sintang.

Dalam kesempatan ini turut menyampaikan kesan dan pesan dua tokoh masyarakat sintang. Dari suku Dayak, diwakili oleh Suan Rumban dan dari masyarakat Melayu, Abdulrani. 

Sejumlah pejabat mendapatkan beberapa penghargaan dari Bupati Sintang atas dedikasi dan kinerja selama tahun 2018 dan 2019. Beberapa guru dan siswa berprestasi di kabupaten Sintang juga menerima penghargaan dari Bupati Sintang. Juga sejumlah instansi dan desa berprestasi dan tokoh kesehatan teladan di kabupaten Sintang.

Asisten sekretariat daerah bidang pemerintahan, Abdul Syufriadi selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk membangkitkan semangat kebangsaan dan patriotisme di kabupaten Sintang. Kegiatan ini juga untuk menjalin kerjasama antar instansi dan badan guna mencapai prestasi bangsa. 

"Kegiatan kita di Sintang ada 2 kelompok, yaitu kegiatan pokok seperti apel dan renungan suci," kata Abdul. "Ada juga kegiatan tambahan berupa kegiatan pameran pembangunan dan karnaval serta berbagai kegiatan perlombaan selama sebulan ini kita adakan di Sintang," tambahnya. 

Menurut Abdul, kegiatan serupa juga diadakan ditingkat kecamatan dan desa.

Turut hadir dalam acara tersebut pimpinan organisasi perangkat daerah dan perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang. Tampak pula sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama di kabupaten Sintang. 

Sumber : Humpro Pemda Sintang.

Editor : L.Sugiarto

HUT RI KE-74, JAROT PIMPIN UPACARA PEMBERIAN REMISI LAPAS II B SINTANG

Posted by On Agustus 17, 2019

Sintang,Kalbar - Bupati Sintang, Jarot Winarno, memimpin jalannya upacara pemberian remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Sintang, yang dilaksanakan di halaman Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Sintang, jalan dr. Wahidin Sudirohusodo, Baning Kota, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada hari Sabtu pagi, (17/8/2019).
Turut hadir dalam upacara  pemberian remisi tersebut, Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward, Kapolres Sintang, dan jajaran forkopimda serta para pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Sintang.

Dalam sambutan sambutan menteri hukum dan hak asasi manusia yang dibacakan oleh bupati sintang, jarot winarno mengatakan bahwa dengan adanya pemberian remisi atau pengurangan masa pidana ini para warga binaan dapat patuh dan taat hukum, “melalui pemberian remisi ini diharapkan seluruh warga binaan pemasyarakatan agar selalu patuh dan taat pada hukum/norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab baik kepada tuhan maha pencipta maupun kepada sesama manusia”, kata Jarot. 
Menurut Jarot dalam sambutan Menkumham bahwa kondisi Lapas atau Rutan menjadi perhatian Pemerintah, “karena kondisi lapas yang kelebihan penghuni diatas 100% menjadi sumber permasalahan, apalagi ditambah dengan dugaan pengendalian dan peredaran narkoba, penyalagunaan ponsel, dan pungutan liar yang terjadi dilapas, semua ini berakar pada masalah kelebihan penghuni, sehingga Pemerintah sedang melakukan upaya pembenahan melalui program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan”, ucapnya. 

Jarot berpesan kepada warga binaan pemasyarakatan yang mendapatkan remisi untuk menjadi insan yang taat hukum kedepannya, “kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan yang pada hari ini mendapatkan remisi, khususnya yang bebas hari ini, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada tuhan yang maha kuasa. jadilah insan yang taat hukum, insan yang berakhlak dan berbudi luhur, serta insan yang mempunyai makna dan berguna dalam hidup dan kehidupan”, pesannya. 
Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sintang, Toro Wiryanto melaporkan yang mendapatkan remisi pada upacara pemberian remisi kepada para warga binaan Lapas II B Sintang, “dihari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74 tahun 2019, Lapas kelas II B Sintang telah mengusulkan 269 orang untuk mendapatkan remisi umum, tetapi yang sudah disetujui 257 orang, dengan rincian, Normal remisi sebanyak 175 orang, Remisi Umum 2 sebanyak 10 orang, Remisi Umum 1 Peraturan Presiden 28 sebanyak 1 Orang, Remisi Umum PP 28 tidak ada, Remisi Umum 1 PP 99 sebanyak 64 Orang, Remisi Umum 2 PP 99 sebanyak 7 Orang, keseluruhannya ada 257 orang. 

Masih kata Toro Wiryanto dalam laporannya menjelaskan ruang lingkup Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Sintang, “yaitu adanya pembinaan kepribadian, peningkatan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kesadaran berbangsa dan bernegara, intelektual, sikap perilaku, kesehatan jasmani dan rohani, serta memberikan kesadaran hukum, kemudian pembinaan kemandirian meliputi pembinaan keterampilan kerja dan latihan kerja”, ucapnya. 

Seusai upacara pemberian remisi, Bupati Sintang didampingi Wakil Bupati Sintang dan jajaran forkopimda melihat-lihat hasil kerajinan keterampilan dari warga binaan Lembaga Pemasyarakatan kelas II  B Sintang.

Sumber : Dicky Darmawan/Humpro Pemda Sintang.

Editor  : Redaksi Suarasintang.com

UPACARA HUT PROKLAMASI DI SINTANG BERJALAN LANCAR, BUPATI SINTANG BERTINDAK SEBAGAI IRUP

Posted by On Agustus 16, 2019

Sintang Kalbar - memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Sintang di Stadion Baning Sintang pada 17 Agustus 2019 jam 10.00 WIB berlangsung khidmat dan lancar di tengah cuaca teduh sedikit mendung. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Sintang dr H Jarot Winarno.
Pukul 09.20 Waktu Indonesia Barat seluruh peserta upacara mulai memasuki Stadion  Baning Sintang diiringi drumb band Gita Gandhi Acalapati SMA Negeri 1 Sintang. Drumb Band  Gita Gandhi Acalapati dibawah asuhan Edy Sunaryo dan Pelatih Edo Purwanto tersebut mengiring barisan peserta memasuki dan menempati barisan masing-masing. 

Tampak sebagai peserta upacara yang duduk di Tribun Utama adalah Anggota Forkopimda, pejabat Korem 121 Alambana Wanawai, pejabat Kodim 1205 Sintang,  pejabat Polres Sintang,  pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Wakil Bupati Sintang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Ketua DPRD Sintang,  Wakil Ketua DPRD Sintang,  anggota DPRD Sintang,  tokoh masyarakat,  tokoh agama, tokoh adat, Legiun Veteran dan Warakawuri, Pepabri, dan pimpinan organisasi sosial dan politik serta pimpinan organisasi pemuda. Sementara peserta upacara yang berdiri di lapangan adalah Pasukan  Polisi Militer Korem 121 Alambana Wanawai, Pasukan 642 Kapuas, Pasukan  Kodim 1205 Sintang,  Pasukan Polres Sintang,  Polwan Polres Sintang,  Brimob, Pasukan Anggota Satuan Polisi Pamong Praja, Pasukan  Pemadam Kebakaran, Basarnas Sintang,  anggota FKPPI, Pegawai Negeri Sipil, anggota PGRI, mahasiswa, pelajar SMA, Pelajar SMP, anggota Pramuka. 
Bupati Sintang usai upacara bendera menyampaikan bahwa Indonesia Emas 2045 bertepatan dengan satu abad Indonesia merdeka mengisyaratkan Indonesia akan menjadi Negara terbesar ketiga didunia. “maka sumber daya manusianya harus dibangun dengan serius dan unggul barulah Sintang bisa maju, Indonesia bisa maju, barulah tercapai Indonesia Emas. Kita tidak boleh puas dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya 5 persen. Itu tidak cukup” terang Bupati Sintang. 

Sementara' Wakil Bupati Sintang menyampaikan bertekad akan membangun Kabupaten Sintang menjadi sejahtera dan religius.  
Saat pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera, pasukan yang terdiri dari 31 pelajar SMA Sederajat, anggota TNI  23  orang dan anggota Polri 22 orang membentuk formasi burung garuda.
Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward membacakan Naskah Proklamasi, Komandan Upacara AKP Indra Asrianto, Perwira Upacara Kapten Inf Slamet AR, Perwira Keamanan IPDA Eko Supriyanto, Komandan Paskibraka IPDA Hadi Sutikno, Pembawa Acara Karmila, Pembaca Doa Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Anuar Akhmad, S.Ag, Pemimpin Lagu pada kelompok Aubade adalah Herman Kurniawan

Sumber :Humpro Pemda Sintang.

KAPOLRES SINTANG IRUP UPACARA RENUNGAN SUCI DI TMP SYUHADA PERTIWI

Posted by On Agustus 16, 2019

Sintang,Kalbar - Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.I.K, M.H menjadi inspektur upacara dan renungan suci Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 Tahun 2019 di Taman Makam Pahlawan Syuhada Pertiwi pada Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 00.00 Waktu Indonesia Barat. 

“kami yang hadir pada hari ini, tanggal 17 Agustus 2019 pukul 00.00 Waktu Indonesia Barat. Pada apel kehormatan dan renungan suci untuk memperingati akan jasa-jasa para pahlawan angkatan bersenjata 63 orang, pegawai negeri sipil 2 orang pejuang rakyat 9 orang, pahlawan tak dikenal tidak ada. Menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keiklasan dan kesucian dan pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebaikan negara dan bangsa.
Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami semua. Kami berdoa, semoga arwah saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sewajarnya” ucap Kapolres Sintang saat membacakan teks apel kehormatan. 
Di Taman Makam Pahlawan Syuhada Pertiwi Sintang terdapat 73 makam pahlawan yang terdiri dari Angkatan Bersenjata 62 orang,  Pegawai Negeri Sipil  2 orang dan Pejuang Rakyat 9 orang. Upacara ditandai dengan mengheningkan cipta, penghormatan kepada para pahlawan dan penyalaan obor oleh Kapolres Sintang yang dilanjutkan penyalaan lilin disetiap makam oleh para anggota TNI dan anggota pramuka penegak SMKN 1 Sintang. 
Hadir dalam upacara untuk menghormati para pahlawan yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Syuhada Pertiwi tersebut Ketua DPRD Sintang Jeffray Edwrad dan anggota Forkopimda, pasukan 642 Kapuas, anggota dan pejabat dari Korem 121 Alambana Wanawai, anggota dan pejabat Kodim 1205 Sintang, anggota dan pejabat Polres Sintang, pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, anggota pramuka penegak SMKN 1 Sintang, anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Dan Putra Putri TNI-POLRI, dan Anggota Persit. 
Berdasarkan monumen yang ada di Taman Makam Pahlawan Syuhada Pertiwi Sintang dari 73 pahlawan yang ada berasal kesatuan 642 Kapuas, Mobrig (sekarang Brimob), hansip, warga sipil (motoris), dan pejuang kemerdekaan. Surip  staf Dinas Sosial Kabupaten Sintang yang bertugas menjaga dan merawat Taman Makam Pahlawan Syuhada Pertiwi menyampaikan keinginannya untuk mengganti lampu yang ada di tugu utama di bagian dalam Taman Makam Pahlawan. “lampu yang ada sekarang itu merupakan lampu jalan raya yang memiliki kelemahan yakni kalau sudah dimatikan, kemudian kita mau hidupkan, lampunya tidak mau langsung hidup. Tunggu 30 menit baru mau nyala. Sementara saat upacara dan renungan suci seharusnya dimatikan semua lampu di sini sesuai tatacara upacara renungan suci. Setelah usai upacara, baru lampu dihidupkan lagi. Karena lampunya seperti itu, kita tidak matikan” terang Surip.

Sumber : Humpro Pemda Sintang.

Diedit oleh: L.Sugiarto

2.600 PELAJAR SEMARAKKAN KARNAVAL HUT RI DI SINTANG.

Posted by On Agustus 16, 2019

SINTANG,Kalbar - Sebanyak 2.600 orang peserta terdiri dari para pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat yang ada di Kota Sintang mengikuti kegiatan Karnaval dalam rangka peringatan dan memeriahkan HUT RI ke-74 tahun 2019 yang di lepas oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Imran, SH. MH di depan Pendopo Bupati Sintang,  Jumat (16/8/19) sore. 

Dalam karnaval ini para peserta menggunakan berbagai pakaian adat daerah nusantara, pakaian Dinas profesi karir seperti TNI/POLRI, Sat Pol PP, dokter, ASN Pemda Sintang, pakaian kreasi dari bahan daur ulang dan pakaian instansi lainnya serta juga menampilkan berbagai kesenian daerah nusantara.
Kegiatan tersebut turut di hadiri Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno,M.Med.PH, Sekretaris Daerah Kab. Sintang Dra. Yosepha Hasmah, M. Si, unsur Forkopimda Kab. Sintang, unsur OPD Kab. Sintang dan tamu undangan lainnya. 

Di temui usai kegiatan,  Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa karnaval ini sangatlah penting dilaksanakan, mengapa demikan, karena ini sebagai salah satu cara untuk melihat ekpresi dari para anak muda atau para pelajar yang ikut serta, terlebih usia mereka masih usia remaja, sehingga seperti apa mereka memaknai hari kemerdekaan Indonesia ini, apakah mereka bahagia, gembira, turut bersuka cita atau lainnya, sehingga ini merupakan kegiatan yang sangat positif membentuk mereka. 
"generasi muda ini harus kita ciptakan jadi sumber daya yang unggul. Untuk unggul tidak cukup hanya cerdas intelektual seperti dengan belajar, menghafal dan sebagainya, tapi dia mesti cerdas secara emosional dan spritual, sehingga kegiatan ini bisa kita liat ekpresi mereka seperti apa memaknainya"ujar Jarot. 

Lanjut jarot bahwa dengan sumber daya manusia unggul itulah masa depan Indonesia secara khusus Kabupaten Sintang ada di tangan mereka kedepannya, terlebih sudah di hitung sedemikian rupa bahwa tahun 2045 mendatang pada saat satu abad Indonesia merdeka, yang di sebut sebagai tahun emas Indonesia dan Indonesia di prediksi sebagai negara terbesar ketiga di dunia. 

"peran anak-anak muda yang hadir inilah nantinya bisa menentukan arah bangsa Indonesia, jadi mereka harus kita jaga, kita mengerti, beri ruang mereka untuk mengembangkan diri, dan jangan sampai kita biarkan mereka begitu saja, karena mereka adalah aset bangsa Indonesia"ucap Jarot. 

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Imran dalam sambutannya mengatakan melalui semarak karnaval ini kita semua belajar tentang bagaimana memeriahkan hari kemerdekaan kemudian di tuangkan pada kreasi yang penuh kreativitas melalui busana-busana karnaval yang mengusung berbagai pakaian adat budaya nusantara, penampilan profesi melalui pakaian yang di gunakan para peserta. 

"melalui karnaval ini kita dapat melihat indahnya perbedaan, kita bersatu, berpadu dengan harmonis, sehingga melalui kegiatan ini kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan, kembali bersatu merajut kebersamaan karena Sintang adalah kita"kata Imran. 

Tambah Imran, melalui tema SDM Unggul, Indonesia Maju ini, dirinya berharap generasi muda di Sintang bisa menunjukkan keunggulannya di masa depan. Sehingga kegiatan karnaval merupakan salah satu cara untuk membentuk mereka menjadi generasi yang unggul baik secara intelektual maupun spritual dan emosional. 

Sumber : Humpro Pemda Sintang 

Editor :  L.Sugiarto

ASISTEN SETDA MEMBUKA KEGIATAN SENAM SEHAT

Posted by On Agustus 15, 2019

Sintang,Kalbar - Asisten Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian dan pembangunan, Hendri Harahap membuka acara senam massal dan jalan sehat di Lapangan Makodim 1205 Sintang, Jumat (16/08/2019). 

Kegiatan ini terselenggara atas insiasi dengan BPJS kesehatan cabang Sintang. Kegiatan jalan sehat dilepas oleh ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward. Para pejabat forum komunikasi pimpinan daerah kabupaten Sintang lainnya yang hadir juga ikut serta dalam senam massal.

"kegiatan ini penting untuk menumbuhkan semangat pola hidup sehat," kata Hendri. "Ini adalah salah satu hal.positif untuk kita mengisi peringatan hari kemerdekaan RI," tambahnya.

Hendri berujar bahwa kegiatan olahraga massal seperti ini dapat membangkitkan jiwa patriotisme, semangat kebangsaan dan nasionalisme. Selain memang kegiatan serupa dapat menjadi wadah bersilahturahmi. 

"Lewat kegiatan ini kita bisa dapat sehatnya, senang-senangnya dan hadiahnya," pungkas Hendri
kegiatan senam dan jalan sehat ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai instansi dan masyarakat umum. Pemandu senam berasal dari RSUD Ade. M. Djoen Sintang, Yayuk beserta tim.  Usai senam, para paserta berjalan kaki kurang lebih 2 kilometer, melewati Gedung Pancasila dan SMPN 1 Sintang. 

Sejumlah hadiah disediakan oleh panitia. Hadiah utama berupa sebuah sepeda, mesin cuci dan kulkas. Selain itu ada berbagai hadiah hiburan berupa payung, dispenser dan lain sebagainya.

Agus Supratman, kepala BPJS kesehatan cabang Sintang mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-74 tahun 2019.  Kegiatan ini bertujuan untuk berpartisipasi membentuk SDM Indonesia yang unggul.

“kita ingin menjaga kesehatan bersama dengan berolah raga secara rutin dan sederhana,” kata Agus. “kita juga ingin mensinergikan program-program promotif dan preventif yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan,” tutupnya. 

Turut hadir dalam acara ini, Dandim 1205 Sintang, Danyon 642 Kapuas Sintang dan Kadisporapar Sintang, Hendrika serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Sumber : Humpro Pemda Sintang.

BUPATI SINTANG  DUKUNG PENUH PENGIBARAN  BENDERA MERAH PUTIH RAKSASA DI BUKIT KELAM

Posted by On Agustus 15, 2019

Sintang, Kalbar  - Forum Ibu Pertiwi dan Kodim 1205 Sintang menginisiasi dilaksanakannya pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Bukit Kelam pada Minggu, 18 Agustus 2019 jam 09.30 Waktu Indonesia Barat. Jajaran Kodim 1205 Sintang bersama seluruh panitia melaksanakan rapat persiapan pada Kamis, 15 Agustus 2019 malam di Aula Kodim 1205 Sintang.
Kepala Seksi BKSDA Wilayah II Sintang, Bharata Sibarani yang ikut dalam rapat tersebut menyampaikan dukungannya atas rencana pengibaran bendera raksasa tersebut. “yang penting aman dan sukses. 
Mohonp sampah, puntungan rokok karena ini musim kemarau. Guna ikut mengawasi, tim kami juga akan ikut naik keatas. Sebenarnya jalur pendakian sedang kami tutup. Tangga pendakian akan kami ganti semua dengan yang lebih safety. Saat ini sedang tahap lelang untuk pengerjaan tangga naik ke atas Bukit Kelam” terang Bharata Sibarani. 
Kepala Seksi BKSDA Wilayah II Sintang, Bharata Sibarani mengharapkan tidak ada kejadian yang merugikan nama Tempat Wisata Alam Bukit Kelam. “karena Bukit Kelam ini juga diawasi oleh dunia internasional. Mari kita sama-sama menjagan Bukit Kelam yang memiliki ketinggian 1.000 mbpl. Kepada seluruh tim pendakian agar jaga stamina. Kekuatan angin juga harus diperhatikan karena bendera dengan ukuran besar pasti akan seperi perahu layar dan goncangan akan sangat kuat” terang Bharata Sibarani. 
Mahmud anggota Basarnas Sintang menyampaikan  siap ikut mensukseskan pengibaran Bendera Merah Putih raksasa ini. "anggota Basarnas Sintang akan ikut hadir di Bukit Kelam dan membantu mensukseskan kegiatan ini" terang Mahmud.
Handiyadi dari Kodim 1205 Sintang menjelaskan bahwa tim yang akan naik ke atas Bukit Kelam dan mengibarkan bendera berjumlah 30 orang yang berasal dari Yonif 642 Kapuas Sintang 10 orang, Vertical resque Bandung 3 orang, anggota tim panjat tebing dari Malaysia 1 orang, Brimob Kalbar 2 orang, Tim mapala UNKA 6 orang dan basarnas 2 orang, dan Jurnalis” terang  Handiyadi.
Deden Sutisna dari Vertical Resque Bandung menjelaskan bahwa Bendera Merah Putih raksasa akan digulung dan akan ditarik dari atas dengan metode khusus serta dibantu seluruh tim. “mudah-mudahan Jumat sore atau Sabtu pagi bendera sudah ada dipuncak. Saat pengibaran bendera, akan ada enam orang yang ikut turun di tebing mengikuti bendera. Saat mengibarkan bendera kita menggunakan sistem rafting. Mengantisipasi angin kita sudah pasang frame menggunakan  tali statis. Bendera akan diikat di frame yang kita buat. Kita juga tidak bor batu, tetapi frame ini memanfaatkan kayu yang ada di tebing. Bendera dikibarkan dari arah kanan ke kiri.  Target proses pengibaran selama 30 menit sudah terbentang. Bendera akan dibentangkan selama 5 hari sampai satu minggu” terang Deden Sutisna. 
Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan pengibaran bendera merah putih di gunung Kelam ini melibatkan berbagai pihak,  dari Pemerintah Kabupaten Sintang, Kodim 1205/Sintang, Kepolisian Resort Sintang dan DPRD Sintang. 
Menurutnya, gunung kelam merupakan ikon kabupaten Sintang sehingga pengibaran bendera raksasa ini diharapkan  memiliki daya tarik, terutama masyarakat luar yang belum mengenal gunung kelam. “Ini akan menjadi perhatian masyarakat luas dan imbasnya juga akan memperkenalkan gunung kelam sebagai ikon wisata kabupaten Sintang,” ungkap Bupati Sintang.
“pengibaran bendera raksasa ini  akan menumbuhkan semangat patriotisme dan rasa cinta pada tanah air Indonesia. Saya menyampaikan apresiasi  kepada semua pihak, pemerintah kabupaten Sintang mendukung sepenuhnya kegiatan ini.  Saya bersama Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward akan hadir disana” terang Bupati Sintang.

Sumber : Humpro Pemda Sintang.

Editor : Redaksi suarasintang.com

MERIAHKAN HUT RI KE-74, PEMKAB SINTANG GELAR GERAK JALAN 17 KM

Posted by On Agustus 15, 2019

Sintang - Puncak dari seluruh rangkaian kegiatan lomba gerak jalan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar lomba gerak jalan 17 Kilometer, yang dilepas secara langsung oleh Kepala Staf Korem 121/ABW, Kolonel Inf. Achmad Solihin, bertempat di Depan Pendopo Bupati Sintang, pada hari Kamis malam, (15/8/2019). 
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sintang, Jarot Winarno, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Terry Ibrahim, Asisten I bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, dan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. 

Dalam sambutannya, Kepala Staf Korem 121/ABW, Kolonel Inf. Achmad Solihin mengatakan bahwa gerak jalan ini memiliki tiga makna yang sangat penting, “pertama maknanya adalah untuk meneruskan jiwa-jiwa pahlawan kita yang pernah berjuang tanpa pamrih demi merebut kemerdekaan Indonesia, kedua maknanya adalah memperkokoh persatuan dan kesatuan, dan yang ketiga maknanya adalah dapat menanamkan rasa nasionalisme ditubuh masing-masing”, katanya. 
Menurut Kasrem 121/ABW, bahwa gerak jalan ini bukan ajang saling memenangkan diri sendiri, tetapi untuk menunjukkan jiwa tak kenal menyerah, “tentunya semua tim ingin menang, ingin menunjukkan yang terbaik, tetapi itu bukan semata mata untuk kita tunjukkan semuanya, yang paling penting adalah kita tunjukkan rasa dan jiwa yang pantang menyerah”, ucapnya.

Kasrem berpesan kepada seluruh peserta lomba gerak jalan 17 Kilometer untuk tertib dalam melaksanakan kegiatan gerak jalan, “saya berpesan kepada semuanya agar dapat kompak berbaris, bernyanyi dengan semangat, berperilaku baik selama kegiatan, dan tertib, yang palign penting adalah jaga tali persaudaraan kita semua”, pesannya. 

Sementara itu, secara terpisah saat ditemui usai menghadiri kegiatan pelepasan gerak jalan 17 Kilometer, Bupati Sintang, Jarot Winarno merasa bahagia dengan terselenggaranya kegiatan ini, “saya pikir kita semua cukup gembira, karena pesertanya cukup banyak untuk mengikuti gerak jalan 17 kilometer ini, dan ini juga merupakan puncak dari seluruh rangkaian gerak jalan yang kita laksanakan”, tuturnya. 

Jarot mengapresiasi kepada peserta yang telah turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan gerak jalan 17 kilometer, “saya apresiasi buat peserta yang telah mengikuti kegiatan ini, biasanya sih langganan yang menang itu dari TNI atau POLRI, tapi saya lihat sih yang bukan dari kalangan TNI/POLRI sudah berusaha mencoba untuk memberikan penampilan terbaiknya, seperti Persatuan Satu Hati Terate, dan beberapa OPD serta beberapa SMA/SMK, tapi kita lihat nanti pengumuman siapa pemenangnya”, tambahnya. 

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika menjelaskan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan gerak jalan 17 kilometer, “untuk gerak jalan 17 kilometer ini diikuti sebanyak 13 tim dari pelajar SMA/SMK, kemudian 28 dari Instansi-Instansi Pemerintah, Vertikal, TNI dan POLRI”, kata Hendrika.

Hendrika menjelaskan rute yang akan ditempuh oleh para peserta gerak jalan 17 kilometer, “mulai dari depan pendopo simpang RSUD AM.Djoen lurus sampai ke Simpang Lima belok kanan menuju Tugu Jam kemudian belok kanan menuju ke arah pasar sungai durian kemudian belok kanan menuju dermaga sungai durian belok kanan lagi ke tugu bambu runcing belok kiri menuju tugu jam belok kiri ke arah simpang lima belok kiri ke simpang polres kemudian belok kiri ke arah mungguk jengkol lurus simpang seroja dan finish di lapangan sepakbola depan Kodim 1205”, jelasnya. 

Seusai mengikuti gerak jalan 17 kilometer, salah satu peserta dari Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Faisal Rizal mengatakan bahwa kegiatan gerak jalan yang diselenggarakan oleh Pemkab Sintang memberikan sarana hiburan bagi masyarakat, “sepanjang saya mengikuti kegiatan gerak jalan 17 kilometer ini, seluruh masyarakat berbondong-bondong ke pinggir jalan untuk menyaksikan para peserta gerak jalan 17 kilometer ini, saya pikir ini selain memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, gerak jalan ini juga sebagai sarana hiburan bagi masyarakat”, kata Faisal. 

Kemudian, peserta lainnya dari Dinas Kesehatan, Samuel Samalo yang tampak kelelahan mengungkapkan rasa kegembiraannya mengikuti kegiatan ini, “ya saya pertama kali ikut kegiatan ini dari Dinkes, tapi dibalik rasa lelahnya saya ini ada rasa gembira, karena semua rekan-rekan dalam satu tim itu kompak, sehingga rasa lelah hilang, kemudian dari sisi kesehatan, ya paling tidak mengeluarkan keringat didalam tubuhlah sehingga racun-racun itu keluar baik untuk kesehatan”, ucap Samuel.

Rilis : Dicky Darmawan/Humpro Pemda Sintang.
Editor : L.Sugiarto

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang,Dra. Yosepha Hasnah M.Si.membuka perlombaan masak Makanan Lokal berbahan Jawawut.

Posted by On Agustus 15, 2019

Sintang - Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M.Si meninjau kegiatan Lomba Masak Makanan Berbahan Lokal Jawawut Kabupaten Sintang Tahun 2019 yang diselenggarakan di Gedung Pancasila Sintang, hari ini (15/08/2019).
Kegiatan yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M.Si yang dalam hal ini diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang H. Henri Harahap.

Adapun kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan program diversifikasi pangan masyarakat khususnya Kabupaten Sintang. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang merupakan perwakilan dari 1 peserta dari Dharma Wanita Kabupaten Sintang, 1 peserta dari P4S Pelita Jerora, 1 peserta dari Kelam Permai, 1 peserta dari Ketungau Hulu, 1 peserta dari Sungai Tebelian, 2 peserta dari Binjai Hulu, Penyuluh Perikanan Kab. Sintang, Kecamatan Dedai, Kayan Hulu, Kayan Hilir, Enumerator Kabupaten Sintang, 2 peserta dari Kecamatan Sintang dan GOW.
Pada kesempatan itu, dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH  mengatakan bahwa Jawawut sedang dipromosikan sebagai produk lokal di Kabupaten Sintang. Ia juga kagum akan kreatifitas para peserta yang dapat membuat berbagai macam olahan berbahan dasar jawawut.
  Jarot juga mengatakan bahwa Ia optimis tanaman Jawawut dapat dikembangkan, namun hal ini harus didukung dengan pelatihan Packaging agar bisa dipasarkan.
Pada kesempatan itu pula, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan
Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang H. Henri Harahap mengatakan bahwa  m
harus melestarikan makanan khas Sintang, misalnya dengan menyajikan makanan yang berbahan dasar Jawawut (Jawak) disetiap kegiatan. Ia juga berharap kelak masyarakat Sintang dapat menanam tanaman Jawawut (Jawak) disetiap perkarangan rumah untuk melestarikan tanaman tersebut.
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang Ir. H. Zulkarnaen , M.Si mengatakan adapun tujuan kegiatan ini adalah mengekspos makanan lokal yang belum dikenal masyarakat luas, eksplorasi tanaman yang diolah menjadi berbagai macam bentuk olahan makanan ringan, pengembangan resep makanan ringan berbasis bahan lokal dan pengembangan tanaman jawawut (jawak).
Dewan juri Adi Sulistyanto mengatakan bahwa Ia melihat kreatifitas yang luar biasa dari para peserta yang melebihi ekspetasi juri dan panitia. Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya akan antusias yang luar biasa dari para peserta yang dapat mengembangkan banyak menu dari 1 bahan yang sama yaitu Jawawut. Ia pun berharap lomba ini tetap berjalan dan dapat diadakan di tingkat kecamatan juga.
Tim juri dalam Lomba Masak Makanan Berbahan Lokal Jawawut Kabupaten Sintang Tahun 2019 adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang, Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Adi Sulistyanto, S.Si.T, M.Kes dan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Kabupaten Sintang Nur Achmadi. 
Adapun kriteria penjurian yang dipergunakan sebagai indokator penilaian yaitu kreatifitas, cita rasa, keindahan dalam penyajian, kebersihan penyajian dan inovasi menu. Khusus untuk penilaian pemenang menu favorit dilakukan melalui poling oleh para tamu yang hadir pada kegiatan tersebut. Para tamu diperkenankan untuk mencicipi menu-menu yang disajikan oleh para peserta di meja yang disediakan dan memberikan penilaian pada menu yang mereka sukai. 
Pemenang pada lomba ini akan mendapatkan masing-masing hadiah berupa uang tunai dan trophy. Bagi  juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp. 10 juta, juara kedua sebesar Rp. 7,5 juta, juara ketiga sebesar Rp. 5 juta, juara harapan satu sebesar Rp. 2,5 juta. Sementara itu juara favorit akan mendapatkan hadiah sebesar Rp. 1,5 juta sedangkan juara menu kreasi sebesar Rp. 2 juta.
Adapun pemenang kegiatan Lomba Masak Makanan Berbahan Lokal Jawawut Kabupaten Sintang Tahun 2019 yaitu untuk Juara pertama diraih oleh  P4S Pelita Jerora, Juara kedua sekaligus Juara Favorit diraih oleh Dharma Wanita Kabupaten Sintang, Juara ketiga diraih oleh Kecamatan Kelam Permai, Juara Harapan diraih oleh Penyuluh Perikanan Kabupaten Sintang  dan Juara Menu Kreasi diraih oleh Kecamatan Dedai.

Sumber : Humpro Penda Sintang.

Editor : L.Sugiarto.

BUPATI SINTANG LAKUKAN PENANDATANGAN LOI PROGRAM KEMITRAAN SOLIDARITAS PERPAMSI.

Posted by On Agustus 14, 2019

SINTANG. Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri dan sekaligus melakukan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dengan PDAM Tirta Senentang Kab.Sintang, PDAM Tirta Pancur Aji Kab. Sanggau dan PDAM Tirta Sirin Meragun Kab. Sekadau, di Kantor PDAM Tirta Senentang Sintang, Jl. M. Saad, Kel. Tanjungpuri, Kec. Sintang, Kamis (15/8/19) pagi. 
Hadir dalam acara tersebut Direktur Eksekutif PT. Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi)  Ashari Maryono, jajaran PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, jajaran PDAM Tirta Senentang Kab.Sintang, jajaran PDAM Tirta Pancur Aji Kab. Sanggau dan jajaran PDAM Tirta Sirin Meragun Kab. Sekadau serta tamu undangan lainnya. 

Dalam sambutannya Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyambut baik dan mendukung adanya penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dengan PDAM dari Sintang, Sanggau dan Sekadau. Karena menurutnya hal ini membuktikan bahwa mengurus Air bersih itu harus bersama-sama malalui Perpamsi sebagai fasilitator, sementara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak yang sudah maju sebagai mentor lalu resipiennya adalah PDAM Sintang, Sanggau,  Sekadau dan lainnya. 

"we can't stand alone atau kita nda bisa sendirian ya untuk menyiapkan air bersih untuk masyarakat, kalau kita kerja sendiri gak bisa, jadi di sarankan kita harus punya jejaring, networking, kita harus di tunjang seluruh pihak"kata Jarot. 
Jarot menjelaskan bahwa Problem atau masalah yang terjadi di PDAM Tirta Senentang dengan PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak bahkan yang lainnya juga sama yakni terkait masalah suplai air baku, karena airnya kadang payau dan sebagainya. Terlebih memang seperti di Sintang ini sumber air bakunya diambil dari aliran Sungai Melawi dan Sungai Kapuas dan juga adanya masalah lain seperti kebocoran pada sambungan. 

"kemudian lagi masalah kepercayaan (trust) dari pelanggan, karena ngelola PDAM ini seperti Roller Coaster atau kadang bagus kadang turun kualitasnya, itu lah kadang-kadang konsumen ni jerak dengan PDAM, nyambung airnya kadang nda sampai, airnya keruh, hidupnya nda 24 jam"ujar Jarot. 

Sehingga kata Jarot ada masyarakat yang berhenti untuk berlangganan PDAM lalu kemudian membuat sumber air sendiri seperti sumur bor. Untuk itulah ini menjadi pekerjaan rumah bagi PDAM kedepan bisa lebih berkualitas pelanyanannya agar kepercayaan masyarakat untuk berlangganan PDAM meningkat. 

"3 tahun lalu saya tantang PDAM Sintang ni untuk mencapai 10.000 pelanggan sampai sekarang belum tercapai, karena sampai saat ini baru 7.100 pelanggang"terang Jarot. 

Oleh karenanya tambah Jarot aspek Hospitality layanan kepada pelanggan, kemudahan kepada pelanggan dan lainnya yang mesti harus di tingkatkan dan itulah menjadi tantangan kedepannya. 

Sementara itu Direktur Eksekutif PT. Perpamsi Ashari Maryono menjelaskan bahwa Penandatangan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi bertujuan memberikan motivasi bagi PDAM untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanannya, karena setelah penandatangan ini selanjutnya dilakukan kegiatan survey diagnostik untuk melihat problem atau masalah di tiap-tiap PDAM kemudian dapat di kerjasamakan dan di bimbing oleh mentor yakni PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak. 

"untuk kegiatan itu tentunya membutuhkan keterbukaan kedua belah pihak baik selaku resipien yang sebaiknya memang membuka semua hal yang berkaitan dengan topik yang sedang dikerjasamakan"jelas Ashari. 

Adapaun topik yang dibahas yakni pengadilan tingkat kehilangan air yang di kenal dengan non revenue water, implementasi laporan keuangan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan ketiga topik ini menjadi awal ketika ingin mengembangkan sebuah perusahaan seperti PDAM ini. 

"karena tanpa pengendalian tingkat kehilangan air ketika kami lihat datanya cukup tinggi, sehingga ini tepat untuk menjadi perhatian, kemudian sebagai entitas usaha tentu harus dipotret kuangannya agar manghasilkan sesuatu yang dapat di pertanggungjawabkan"pungkas Ashari. 

Sumber Humpro Pemda Sintang.

DANDIM 1205 SINTANG LETKOL INFANTERI RACHMAD BASUKI  MELEPAS LOMBA GERAK JALAN  4  DAN  5    KM,PERINGATAN HUT KEMERDEKAAN-RI KE. 74

Posted by On Agustus 14, 2019

Sintang - Sekitar ribuan personil  Tim Lomba Gerak Jalan jarak tempuh  4 kilometer dan  5 kilometer Dalam Rangka Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke.74  tahun 2019  yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sintang hari  ini Kamis,15/08/2019 
pagi ini  di depan Pendopo rumah jabatan Bupati Sintang dilepas  Komandan Kodim 1205  Sintang Letkol Infanteri Rachmad Basuki
 dengan ditandai pengangkatan bendara yang juga dihadiri secara langsung oleh Bupati Sintang dr. Jarot Winarno, M Med PH, Kapolres, Kasi Rem koren 121 ABW,  Komandan Batelyon 642 Kapuas, Kepala Pengadilan Negeri Sintang, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Dr. Hendrika, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Ketua KONI serta para undangan.

Sebelum melepas Tim gerak jalan dalam sambutannya  Komandan Kodim 1205  Sintang Letkol Infanteri Rachmad Basuki menyatakan,  atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan terimakasih dengan antusias para pelajar dan masyarakat mengikuti lomba gerak jalan untuk menyemarakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke. 74 tahun 2019,dengan “Tema Hari Kemerdekaan republik Indoensia ke 74 SDM Unggul Indonesia," 

 Pemerintah kabupaten Sintang juga mencanangkan  ingin mewujudkan masyrakat Sintang Sehat dan Cerdas  dengan melalui ivent gerak jalan 4 hingga 5 kilometer  yang melibatkan para pelajar untuk melatih stamina”. 
Komandan Kodim 1205  Sintang Letkol Infanteri Rachmad Basuki  menjelaskan, terkait isu global yang saat ini sedang ramai dibicarakan  dan menjadi tantangan yaitu bonus demografi  akan ada dominasi penduduk usia produktif 15 tahun  hingga 60  tahun”itu artinya kita akan bersaing dengan orang untuk dapat bertahan , tidak dengan hanya  teori saja akan tetapi  karakter juga harus  bagus dan terbenuk  dan juga adanya berbgai pihak untuk  saling mengahancurkan kelompok lain  melalui budaya konsumtif dan narkoba itu yang paling dekat dengan kita saat ini dengan sasaran para generasi muda.

dengan melaui kegiatan yang posisitf seperti gerak jalan seperti ini kami berharap kepada para peserta yang hampir rata-rata generasi bangsa ini, dapat membentuk karakter yang baik”.
Dalam kesempatan tersebut  Ketua Panitia Gerak Jalan Hut proklamasi kemerdekaan RI ke.74  Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Dr. Hendrika, menyatakan, lomba gerak jalan 4 dan 5 kilometer  ini diikuti oleh anak-anak pelajar Sekolah Dasar dengan Rute yang ditempuh dengan start dimulai di depan Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sintang, melintas di jalan Merdeka , jalan Pangeran Kuning, lanjut Jalan Alam Bana Wana Wae, jalan M Saad, jalan Imam Bonjol dan  Finist di  lapangan Kodim 1205 Sintang.

Sementara itu, pada hari  ini hari  ini Kamis,15/08/2019 pagi setelah pelepasan lomba gerak jalan 4 dan 5 kilometer di depan Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sintang juga dilaksanakan  lomba Gerak Jalan 8 kilometer diikuti pelajar SMA yang dilepas secara langsung  oleh Kapolres Sintang AKBP Ade Haryadi.  

Sumber : Humpro Pemda Sintang.

PERSIAPKAN SINTANG EXPO 2019, PEMKAB SINTANG GELAR RAPAT

Posted by On Agustus 14, 2019

Sintang - Pemerintah Kabupaten Sintang akan kembali melaksanakan Sintang Expo pada 24 Agustus hingga 2 September 2019. Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 10 hari tersebut harus berjalan lancar dan sukses. Guna membahas banyak hal terkait Sintang Expo 2019 tersebut, jajaran Pemkab Sintang melaksanakan rapat persiapan pada Rabu, 14 Agustus 2019 di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang. 
Rapat yang dipimpin oleh Henri Harahap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang tersebut membahas banyak hal seperti parkir, stand, kebersihan, keamanan, lalu lintas, acara, dan panggung hiburan.  
Henri Harahap Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa Sintang Expo ini tidak ada anggaran dari APBD Pemkab Sintang sehingga semua pihak harus ikut membantu dan membiayai pelaksanaan Sintang Expo. “maka Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang harus ikut semua dan membayar biaya kontribusi. Seluruh biaya kontribusi yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai semua kegiatan selama pameran seperti keamanan kebersihan, sewa panggung utama, listrik dan yang lainnya” terang Henri Harahap.
Sudiyanto Wakil Ketua Panitia Pameran Pembangunan dan Sintang Expo 2019 yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang menyampaikan agar semua panitia bisa bekerja maksimal dalam menyiapkan Sintang Expo 2019. “semua seksi saya minta bekerja menyiapkan gawai besar dan lama ini. Sintang Expo ini akan melibatkan ribuan orang dan masyarakat Sintang pasti akan antusias menyaksikan Sintang Expo ini. Maka panitia harus bekerja maksimal menyiapkan dan mengambil langkah antisipasi” terang Sudiyanto.
Susana Raguniati dari Seksi Panggung dan Hiburan menyampaikan bahwa pada malam penutupan yakni 2 September 2019, masyarakat akan dihibut artis nasional yang sesuai dengan selera masyarakat. “kami juga akan mengisi 10 hari Sintang Expo 2019 dengan enam jenis perlombaan. Silakan kepada masyarakat Kabupaten Sintang untuk mendaftar dan menjadi peserta lomba tersebut” terang Susana Raguniati
Adapun keenam jenis lomba tersebut adalah lomba stand up comedy perorangan, lomba lagu dangdut, lomba baca puisi perjuangan, lomba lagu-lagu perjuangan, lomba akuistik dan lomba fashion show busana adat nusantara. Untuk informasi dan pendaftaran bisa menghubungi Danus (0822 5518 1818), Ida (0853 3208 8850), Ella (0857 8787 6287) dan Sutrisman (0822 5134 0245) atau datang langsung ke Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang dengan uang pendaftaran Rp. 75.000 per lomba. “satu orang boleh mengikuti lebih dari satu jenis lomba” terang Susana Raguniati.
Marwan dari Dinas Perhubungan mengingatkan agar pajak parkir harus ada. “pengelola parkir harus lapor ke Bappenda. Saya juga berharap supaya parkir rapi dan teratur. Karcis parkir sudah disahkan oleh Bappenda. Sehingga Pemda ada pemasukan dari parkir ini” saran Marwan.
Budi Santoso dari Polres Sintang menyarankan agar lubang di kawasan Simpang Lima agar segera dirapikan dan ditutup untuk mengurangi bahaya dan kerawan kemacetan saat malam puncak. “Kami harap ada  penimbunan jalan berlobang di simpang lima menuju Mapolres Sintang” harap Budi Santoso.
Juwita dari Seksi Penilaian Stand menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tim juri yang berpengalaman dalam menilai stand peserta Sintang Expo 2019. “juri ada empat orang. Semua berpengalaman. Kami memastikan bahwa penilaian terhadap stand peserta akan professional” terang Juwita. 
Jatmiko dari Seksi Pembangunan Stand menjelaskan hingga saat ini sudah ada  16 Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang yang  sudah menddaftar. “target kami ada 32 OPD ikut. Kami juga mengundang BUMD, BUMN, instansi  vertical, swasta untuk ikut membuka stand. Yang luar biasa ini dari UMKM, dari 146 stand yang kami siapkan, sudah mendaftar 143 UMKM jadi sisa 3 stand saja hingga hari ini. Dari 143 stand untuk UMKM, kami hanya membangun 111 stand saja, sisanya UMKM sendiri yang akan bangun. Sedangkan untuk PKL atau hamparan setelah kami menghitung ruang yang tersedia, maka hanya bisa untuk 30 PKL atau hamparan saja. Kita juga akan ada rapat dengan warga sekitar stadion.  Dengan ketua RT, warga, serta pengurus masjid” terang Jatmiko

Sumber : Humpro Pemda Sintang.

Editor : Redaksi suarasintang.com

Bawa Narkotika Jenis Sabu, IS Dibekuk Sat Narkoba Polres Sekadau

Posted by On Agustus 14, 2019

Sekadau, Kalbar  - Jajaran Sat narkoba Polres Sekadau berhasil mengamankan diduga narkotika jenis Sabu seberat kurang lebih 80 gram dari tangan tersangka IS (30) warga jalan Adi Sucipto Sintang, pada Senin (12/8) subuh.

Kapolres Sekadau Anggon Salazar Tarmizi SIK menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka IS terjadi di Jalan Raya Sekadau-Sintang, KM 09, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, tak jauh dari bundaran jalan akses masuk perkantoran Bupati Sekadau, Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB.
IS (30) yang saat kejadian melintas di lokasi dari arah Pontianak menuju kearah Sintang, langsung dihentikan petugas kepolisian yang sudah melakukan pengintaian.

Dari tangan tersangka, polisi menemukan dua kantong plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu, dengan masing-masing berat bruto 60,76 gram dan berat bruto 19,30 gram.

“Jadi total berat brutonya 80,06 gram,” beber Anggon.

Dari hasil interograsi, IS akan membawa sabu itu kepada saudara  F di Sintang. Senin siang anggota langsung menuju Sintang. Didampingi tiga personil Sat Narkoba Polres Sintang, polisi mengamankan F di kontrakannya di Gang Wiyata, Kota Sintang.

“Saat penggeledahan, kita temukan diduga sabu seberat 3, 53 gram,” kata Anggon.

IS dan F kemudian dibawa ke Polres Sekadau untuk penyelidikan lebih lanjut. Menurut pengakuan IS, sabu itu diambil di daerah Ambawang dari seseorang tak dikenal yang hanya berhubungan lewat HP.

IS sendiri bisa berhubungan dengan penyuplai sabu itu berkat bantuan seseorang berinisial AB yang diduga beralamat di Pontianak. Sementara AB juga mengaku kepada IS memiliki kenalan berinisial B yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan di Pontianak.

Kedua tersangka IS dan F beserta  barang bukti sudah diamankan.dan dijerat Pasal 114 atau Pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Kasus ini masih dalam pengembangan,” pungkas Anggon.( Humas Polres/Didi)