HEADLINE NEWS

Kategori

Siapkan Skenario Penanganan Harkamtibmas, Polres Melawi Gelar Sispam Kota

Posted by On April 04, 2020

POLRES MELAWI, POLDA KALBAR - Polres Melawi telah menyiapkan langkah antisipasi mengatasi konflik sosial dan meningkatkan kemampuan serta sinergitas seluruh instansi terkait dalam menangani situasi kamtibmas ditengah pandemi virus corona (Covid-19). Kegiatan ini sendiri menjadi salah satu bagian dari skenario simulasi pengamanan kota dalam menjaga kondusifitas kamtibmas di Kabupaten Melawi, Sabtu (04/4/2020).
Skenario Sispam Kota (sistem pengamanan kota) dimulai dengan Kabag Ops Polres Melawi Kompol Dedy F. Siregar, S.I.P., M.A.P menerima laporan dari Kapolsek Nanga Pinoh mengenai situasi kamtibmas yang mengalami eskalasi dengan adanya pendemo menolak pasien Covid-19 dirawat di daerahnya. Menerima laporan tersebut, Kabag Ops melaporkan langsung kepada Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, S.H., S.I.K., M.H. Dan dilaksanakan alarm sterling semua Personil Polres Melawi kemudian berkumpul menerima arahan langsung dari Kapolres.
 Selanjutnya, dipimpin Kapolres Melawi dan Pejabat Utama Polres Melawi seluruh Personil menuju Pos Covid yang berada di Desa Kenual. Setelah dilakukan negosiasi agar membubarkan diri massa malah makin beringas sehingga dipukul mundur oleh pasukan dalmas dan gabungan TNI dengan dilengkapi kendaraan taktis AWC. Massa di Posko Covid Kabupaten Melawi berhasil dipukul mundur, Pasukan gabungan kembali dikejutkan dengan penjarahan yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan. Lagi-lagi pasuk gabungan berhasil meredam situasi dan menangkap pelaku penjarahan. Dan terakhir massa berdemo di Objek Vital Kantor Bupati Melawi, setelah dilakukan negosiasi oleh Polwan Polres Melawi agar membubarkan diri, massa malah makin beringas dengan membakar ban memblokir jalan. Akhirnya pasukan dalmas, TNI dan Satpol-PP berhasil memukul mundur massa dan kondusifitas kamtibmas kembali terjamin.
Dalam Sispam Kota ini, selain Polres Melawi aparat yang terlibat yakni Kompi Senapan A Yonif 642 Kapuas, Satpol PP hingga Damkar. Polres menurunkan kekuatan penuh termasuk dalmas hingga water Canon. 

Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, S.H., S.I.K., M.H didampingi Wakapolres Melawi Kompol Agus Mulyana, S.E., M.M dan Pejabat Utama Polres Melawi serta Danki Senapan A Yonif 642/Kapuas Kapten Inf. Bintang, Kasat Pol PP Aji Kuswara, selesai kegiatan simulasi Sispam Kota menerangkan simulasi pengamanan kota ini menjadi upaya antisipasi pihak keamanan dengan kemungkinan terburuk. Dimana dengan situasi wabah Covid-19 saat ini ditakutkan terjadinya peningkatan angka kriminalitas.
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan maka digelar simulasi Sispam Kota. Simulasi ini juga untuk memberikan pengetahuan atau mengingatkan kembali apa yang harus dilakukan bila ada peningkatan eskalasi keamanan," jelasnya. 

Polisi, lanjut Tris telah membuat tiga skenario terkait kondisi Kamtibmas disaat Covid-19. Mulai dari skenario aman atau masih berstatus hijau, kemudian kuning yang menandakan kenaikan ekskalasi sedang hingga yang terparah yang ditandai dengan warna merah.

Kapolres juga mengungkapkan dirinya  pernah menyampaikan dalam rapat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi dan saat itu juga dihadiri oleh beberapa stakeholder terkait, tiga skenario antisipasi terkait dengan perkembangan situasi kamtibmas.

"Simulasi ini menjadi bentuk kesiapan kita bersama. Karenanya, kita juga mengundang didalam pelaksanaannya ada TNI ada Satpol-PP hingga Pemerintah, maupun swasta kita libatkan sehingga mengerti apa-apa yang harus dilakukan dan kepada siapa bertanggungjawab dan kepada siapa juga melaporkan bila ada peningkatan kondisi gangguan Kamtibmas," katanya.

Saat ini, kata Kapolres, Melawi memang masih dalam kondisi aman dan masih dalam status hijau. Namun dengan kondisi sosial masyarakat saat ini dan masih mewabahnya Covid-19, dirinya meminta masyarakat jangan menganggap enteng. Segala antisipasi perlu dilakukan dan dipersiapkan sedini mungkin, termasuk bila harus dilakukan nantinya dengan kemungkinan menutup akses keluar masuk Melawi bila kondisi situasi semakin memburuk.

Kapolres juga mengharapkan seluruh stakeholder terkait yang ada di Kabupaten Melawi selalu kompak, saling mendukung, bergotong royong dan selaras menangani situasi saat ini ditengah pandemi virus corona (Covid-19). "Tidak ada kemampuan dan keberhasilan jika tidak saling mendukung, oleh sebab itu jaga terus sinergitas dan kekompakan ini. Kita inilah kekuatan yang ada dan dimiliki oleh Melawi dalam menangani berbagai persoalan yang muncul maupun yang akan muncul dihari yang akan datang. Tetap jaga solidaritas yang sudah sangat baik ini, terima kasih atas kerjasamanya," tuntas Kapolres.

Penulis : Oktavianus
Sumber dan editor :  Bagus Aprizal.
Publis  :. Suarasintang.com

TIM TERPADU PENANGANAN KONFLIK SOSIAL KAB. SINTANG, RAPAT PENANGANAN KOMFLIK SOSIAL YANG MUNGKIN TERJADI OLEH DAMPAK VIRUS COVID-19

Posted by On April 03, 2020

Sintang - Bupati sintang dr. H Jarot Winarno,M.Med.PH Pimpin Rapat Tim terpadu penanganan konflik Sosial yang terjadi di kabupaten Sintang,hari jum'at 3 April 2020 di Balai Praja.
Hadir pada rapat tersebut unsur Forkopimda dan Unsur OPD kabupaten sintang serta tamu undagan lain. 

Guna menanggulangi isu yang berkembang sangat pesat mengenai wabah Corona Virus Disease 2019  Tim penanganan Konflik sosial yang di ketuai langsung Oleh Bupati Sintang ini, berkoordinasi untuk menangulangi terjadinya konplik sosial di tengah tangah masyarakat kabupaten sintang, 
Tim penanganan konflik sosial di bentuk berdasarkan undang -Undang Republik Indonesia Nomor  7  tahun 2016 tentang pelaksanaan koordinasi PKS  Kabupaten Sintang,
Adapun tugas dan wewenang Tim terpadu ini untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketenteraman serta ketertiban sosial di masyarakat,

Bupati mengatakan, Kabupaten Sintang merupakan salah satu kabupaten yang relatif aman akan tetapi tidak menutup kemungkinan munculnya riak -riak kecil yang dapat memicu kesalah pahaman antar masyarakat
"sekarang masyarakat sedang dihadapkan pada shok kesehatan, shok Ekonomi, dan shok Sosial,atas wabah covid -19 ini"sehingga sangat mudah terjadinya konflik sosial di masyarakat,dengan di bentuknya Tim terpadu ini kita harus bekerja sama dari semua pihak dalam mengatasi hal ini guna memonitor dan mengantisipasi terjadinya potensi konplik di kabupaten Sintang.tegas Bupati,

Bupati juga menambahkan, daerah bebas jangan di anggap remeh dan berlengang - lenggang karena kita belum tau penyebab gejalanya, juga kita masih kekurangan Laboratorium dan alat periksa yang terbatas untuk mengetes bagi yang terkena gejala.ungkap Bupati, 

"Benteng terkuat kita pada saat ini ialah selalu Fokus penanganan kepada ODP (orang dalam pemantauan) jika kita mampu mengawasi ini maka kabupaten sintang akan aman dari covid -19 ini, Kata Bupati, 

Di tempat yang sama kepala dinas kesatuan bangsa dan politik Drs Budi Harto.M.Si, mengatakan,dalam menanggani permasalahan konplik sosial seperti ini kita selalu berkoordinasi dengan semua pihak dalam penanganan nya selain monitoring di lapangan tim juga sudah membuat rencana aksi pertriwulan dari awal tahun yang lalu juga sudah mengumpulkan kan rencana atau program strategis dari dinas serta instansi yang ada di kabupaten sintang, 
Aksi dan program ini kita laksanakan guna menangulangi permasalahan konplik yang terjadi di masyarakat akibat dari dampak covid - 19 ini,
'Jika Kita sama sama percaya cara penanganan dan pencegahan nya maka kita akan mampu mengatasinya' kata Budi Harto.(Red)

Cegah Penularan Virus Covid-19, PT Parna  Agromas,Bagi Bagi Vitamin Dan Semprotkan Disinfektan Di Lima Desa Bekerjasama Dengan Forkopincam Belitang Hilir

Posted by On April 02, 2020

Sekadau – Sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap penyebaran virus Corona Covid 19, Manajemen PT Parna Agromas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) dan juga Puskesmas lakukan penyemprotan cairan desinfektan, rabu (1/2/2020) siang. 

Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit yang terletak di Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, juga melakukan pengecekan suhu tubuh setiap karyawan yang akan melaksanakan aktivitas kerja.
Syahpan Daulay Selaku Humas PT Parna mengatakan, penyemprotan cairan desinfektan secara rutin dilakukan, sebelumnya di ruang lingkup perkantoran dan perumahan karyawan perusahaan dan ini di Pasilitas umum, sarana ibadah, sekolah, perkantoran bahkan di pemukiman penduduk, guna untuk menekan sekaligus mencegah penyebaran virus Covid 19. 

“Selain penyemprotan cairan desinfektan, mereka karyawan maupun tamu yang datang wajib dilakukan tes suhu badan dan mencuci tangan dengan sabun antiseptic atau Hand Sanitizer yang sudah disediakan serta menggunakan masker,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan jika pihaknya melakukan penyemprotan 5 hari berturut-turut meliputi 5 Desa, yakni Desa Tapang Pulau, Desa Sungai Ayak ll, Desa Sungai Ayak l, Desa Empajak dan Desa Merbang. 

Masih kata Daulay, terkait pencegahan virus Corona Covid 19, pihaknya juga membagikan obat dalam jenis vitamin guna kekebalan stamina tubuh kepada karyawan.

" Kami anjurkan setiap karyawan agar usai melakukan aktivitas kerja langsung pulang ke rumah dan tidak keluar rumah lagi,” jelasnya.
Camat Belitang Hilir, Sekresno Benyamin, S. Sos mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan yang telah peduli terhadap masyarakat dan karyawan terkait pencegahan Virus Corona. 

" kami selaku pimpinan Wilayah Kecamatan, sangat mengapresiasi kinerja perusahaan PT Parna, yang telah sudi mengucurkan anggaran untuk kepentingan umum, seperti melakukan penyemprotan cairan disinfektan ini, guna pencegahan Virus Covid-19"ucapnya singkat.    

Hal senada juga yang di sampaikan Kapolsek Belitang Hilir, Ipda I Nengah Muliawan, ia mengakui kalau apa yang di lakukan PT Parna sangat membantu kinerja pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus corona.

Begitu juga Dandramil 1204-14/ Belitang Hilir, Sersan Mayor Risbendoni " kami sengat mendukung program PT Parna, kegiatan seperti ini, kami dari Koramil akan selalu siap membantu kapanpun, apalagi berkaitan dengan penanganan virus seperti ini, "ucapnya singkat. (Didi)

WAKIL KETUA II DPRD SINTANG KEBERADAAN  PEMERINTAH KECAMATAN SEPERTI ANAK TIRI SEBAGAI DAMPAK DARI OTONOMI DESA

Posted by On April 02, 2020

Sintang -  Wakil Ketua II DPRD Sintang, Heri Jambri menyampaikan buah pemikirannya mengenai posisi dampak otonomi desa yang diberikan pemerintah seperti menjadi ironi tersendiri atas keberadaan pihak kecamatan. Jamak terjadi pemerintah kecamatan terlihat seperti anak tiri dalam struktur pemerintahan saat ini, kepala desa langsung melaporkan kejadian-kejadian di wilayahnya kepada Bupati. 

“Memang betul kecamatan itu tidak otonom. Otonomi itu ada di desa. Namun, kepala desa itu wajib melalui camat, walaupun secara struktur bupati merupakan atasan langsugn dari kepala desa,” kata Heri Jambri. “Camat itu merupakan perpanjangan tangan bupati, yang artinya tugas daripada camat itu menyampaikan amanah atau instruksi dari pemerintah daerah. Camat juga perlu memonitor wilayah yang ada dalam kecamatannya. Selain itu, camat juga perlu melakukan verifikasi atas setiap kegiatan yang dilakukan oleh desa-desa di wilayahnya,” tambah politisi Partai Hanura itu.

Menurut Heri Jambri, melalui keberadaan camat beserta jajarannya merupakan hal penting guna memudahkan pemerintah daerah melaksanakan dan mengontrol program pembangunan. Dalam prosesnya Heri mengingatkan juga agar pihak desa dan kecamatan dapat mengoptimalkan teknologi yang sudah menyebar rata di  setiap pusat kecamatan. 
“Dengan adanya camat-camat itu, tugas pak bupati, pak wakil bupati menjadi lebih ringan, khususnya dalam pelayanan publik ke masyarakat,” ujar Heri. “Saat ini di pusat kecamatan semua sudah terkoneksi dengan internet. Manfaatkanlah teknologi ini. Rangkul para kades untuk juga turut menggunakan fasilitas ini agar tidak selalu semua urusan harus di selesaikan di pusat kabupaten,”
sambungnya. 

Diwawancarai secara terpisah, Camat Binjai, Kusnidar menyampaikan bahwa pelayanan di kecamatan saat ini memang lebih banyak mengurusi tata pelayanan administrasi publik. 

“Memang fungsi lain kita itu, untuk melakukan fungsi monitor kewilayahan saja. Selain juga lebih kefungsi kita dalam memfasilitasi kegiatan-kegiatan kabupaten maupun provinsi yang diarahkan ke desa di wilayah kita. Jadi kita lakukan pendampingan, penyiapan hal-hal yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan program tersebut,” ungkap Kusnidar. “Tapi pengertian dan tupoksi ini secara khusus berbeda pada setiap daerahnya, tergantung pada konteks masing-masing. Ada kepala daerah yang memberikan kewenangan yang lebih, seperti DKI Jakarta. Itu ndaklah bisak ita ikuti. Kalau konteks Sintang saya masih beranggapan kabupaten masih punya kemampuanlah untuk menekel 391 desa yang ada. Nah itu artinya, kecamatan lebih banyak kepada fasilitasi sajalah,” pungkasnya. (Red)

Satgas Yonif 133/YS Terus Gempur Penyebaran Virus Corona di Badau

Posted by On April 01, 2020

Badau - Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 133/Yudha Sakti terus menggempur penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (1/4/2020). 

Gempuran dengan penyemprotan disinfektan secara masif ke sejumlah titik yang menjadi konsentrasi keramaian warga, dilakukan 10 personel Pos Kotis di bawah pimpinan Dankima Satgas, Lettu Inf Marianto Sembiring. 

Demikian keterangan tertulis Dansatgas Pamtas RI-Mly Yonif 133/YS, Letkol Inf Hendra Cipta, SSos dari Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, hari ini. 

Dansatgas menjelaskan, penyemprotan disinfektan untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona, akan terus dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. 
"Langkah ini sebagai upaya pencegahan terhadap kawasan perbatasan dari infeksi penyakit menular, di samping sebagai sarana edukasi kepada warga guna mematuhi imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah dalam menghadapi Virus Corona (Covid-19)," terang Dansatgas. 

Kegiatan penyemprotan disinfektan turut melibatkan personel Polsek Badau, perangkat Kecamatan Badau, ASN Dishub Badau dan Distan Badau, Kades Janting, Kades Badau dan perwakilan masyarakat Badau.
Aksi penyemprotan disinfektan diawali dengan apel kesiapan personel dan materil. Sedangkan sasaran yang disemprot meliputi Kompleks PLBN Badau, Gereja Katholik Badau, pasar dan terminal, seluruh cafe di daerah Kecamatan Badau, dan sarana umum lainnya. 

Sumber: Pen Yon-133/Heri/Penrem121/ABW.
Publish : suarasintang.com

DESA SUNGAI UKOI ADAKAN RITUAL ADAT TOLAK BALA

Posted by On April 01, 2020

Sintang - Masyarakat Adat Desa Sungai Ukoi kecamatan Sungai Tebelian kabupaten sintang adakan ritual adat tolak bala,  berlangsung di halaman kantor Desa Sungai Ukoi, yang dipimpin langsung oleh ketua adat dan dihadiri oleh sesepuh adat,  tokoh masyarakat, kapolsek,  Babinsa dan Camat Sungai Tebelian ramli Andoi, Rabu (1/4/2020)
Ritual adat ini dilaksanakan untuk menangkal hal-hal yang terjadi akibat adanya sampar atau wabah,  maupun karena keadaan kondisi masyarakat yang kurang aman, dengan adanya gangguan dari alam maupun perbuatan manusia,  yang tujuannya adalah untuk pembersihan, serta memanggil semengat (roh)  agar tidak sesat, oleh karena itu perlu pencucian kembali dengan ritual adat,  dan juga didukung dengan doa-doa menurut kepercayaan masing-masing.
Usai ritual adat tolak bala ada beberapa pantangan bagi masyarakat, yaitu di larang keluar rumah selama sehari, dan tinggal dirumah,  tidak menerima tamu,  semua rumah penduduk tutup pintu,  tidak boleh ada aktivitas apapun,  baik kantor pemerintah, swasta, warung/usaha lainnya,  kecuali tim tolak bala untuk mengawasi masyarakat dan tamu yang masuk kampung, karena tim tolak bala sudah disucikan oleh ritual adat dan dengan tanda ikat kepala kain merah,  dan juga yang diperbolehkan adalah kepolisian, serta tenaga kesehatan.

Ada Sanksi adat yang diatur sesuai dengan pantangan yang telah ditetapkan oleh pengurus adat bagi masyarakat yang melanggar, karena jika ada yang melanggar berarti imbasnya kesemua warga penduduk,  makanya perlu penerapan sanksi adat. (tinus)

RUMKIT TINGKAT IV SINTANG  TERIMA BEKAL KESEHATAN DARI KASAD

Posted by On April 01, 2020

Sintang, Karumkit tingkat IV 12 07 02 Sintang Mayor Ckm dr. Ridwan Mataram, Msi, Med, Sp. B. FINACS telah menerima bekal kesehatan bantuan Kasad berupa Cairan Hand Sanitizer sebanyak 16 Koli. Rabu (1/4).

Bantuan bekal kesehatan ini merupakan bantuan Kasad kepada Rumah sakit di Angkatan Darat yang bertujuan untuk membantu kesiapan rumah sakit dan Dokter serta Perawat dalam mengatasi wabah virus Corona (Covid-19).

Karumkit tingkat IV 12 07 02 Sintang mengucapkan terima kasih kepada bapak Kasad atas Bantuan bekal kesehatan ini. Bantuan ini datangnya sangat tepat sekali disaat wabah virus Corona sudah meresahkan masyrakat khususnya kabupaten Sintang.

Melihat perkembangan situasi wabah virus Corona dimana masyarakat semakin banyak yang terkena positif suspek Corona, kedepan Karumkit berharap bantuan seperti ini akan terus di berikan agar tenaga kesehatan mempunyai moril yang tinggi dalam membantu melayani masyarakat.

Sumber : Heri/Penrem 121/ABW
Publish  :  suarasintang.com

MELKIANUS,ANGGOTA DPRD SINTANG HARAPKAN SISWA – SISWI TETAP BELAJAR DA

Posted by On April 01, 2020

Sintang - Anggota Komisi C DPRD Sintang, Melkianus menyampaikan harapannya bagi dunia pendidikan Sintang, ditengah kondisi situasi tanggap covid 19 ini. Melkianus berharap beberapa kebijakan terkait proses belajar mengajar melalui daring, ataupun yang belajar di rumah sampai dengan kebijakan nasional untuk meniadakan ujian nasional untuk para siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah. 

“Saya harap covid 19 ini segera berlalu. Kasihan dengan anak-anak kita. Tidak semua mereka siap untuk belajar dari rumah, baik sarana maupun prasarana kita di Sintang juga belum mumpuni untuk menerapkan sistem belajar daring seperti dikota-kota besar, kita ini berada jauh sikit dari Sintang sinyal pun sudah hilang apalagi sinyal untuk internet, sulit,” ungkap Melki. 

“Saya himbau untuk anak-anakku yang sekolahnya terpaksa diliburkan, tetap waspada dengan selalu menjaga kebersihan kita, dan yang terpenting hindari keluar rumah. Lakukanlah belajar di rumah masing masing dan selalu jaga kesehatan dan makan makanan yang bergizi dan kalau ada gejala mohon segera dikonsultasikan ke petugas  kesehatan terdekat. 
Kita yakin dan berharap pemerintah akan mengambil langkah yang terbaik untuk mengatasi hal ini,” pesannya lagi.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kusnidar, Ketua Umum Yayasan Melati Sintang menyampaikan bahwa situasi sebagai efek dari pendemi covid 19 menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Ia mengajak untuk melihat sisi positif dari kebijakan belajar dari rumah dan peniadaan ujian nasional bagi siswa sekolah dasar dan siswa sekolah menengah. 

“Saya melihat inikan pertimbangan pemerintah secara nasional, kita harus mendahulukan sisi kemanusiaan dengan menjaga diri dan membatasi interaksi sosial. Dengan situasi ini, kita juga harus lihat bahwa ujian inikan bukan barometer akhir untuk menilai hasil studi seorang siswa. Sebagai akademisi, saya setuju sebenarnya bahwa ujian itu tidak harus ada di semua sekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, karna banyak contoh anak-anak yang sudah bagus dikelas 1 dikelas 2 kelas 3 tapi ketika ujian dia jatuh, dan ketika di telusuri bisa jadi penyebabnya karna kondisi fisik, persoalan keluarga. Sehingga 2 tahun lebih pendidikan itu seolah-olah kurang dihargai,” kata Kusnidar. “Saya dengan dihapuskannya ujian nasional ini dalam konteks Corona saya setuju. Demi keselamatan bangsa. 

Dan juga diluar konteks Corona kalau pun ujian tidak diadakan lagi itu pun saya setuju. Saya berharap situasi ini akan segera berlalu dan kita dapat memetik pelajarannya untuk kehidupan yang lebih baik,” lanjutnya lagi. (Red)

AGUS SUYONO PEMBANGUNAN RUMAH ADAT BETANG JERORA I SEHARUSNYA SUDAH SELESAI BULAN MARET 2020

Posted by On Maret 31, 2020

Sintang, - Pembamgunan Rumah Adat Betang Jerora 1 Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang Kalimantan Barat sampai akhir bulan Maret 2020 masih mangkrak, Proyek tersebut telah  menelan Biaya Puluhan milyar, dimana kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut diduga bermain main dengan anggaran hingga proyek belum Tuntas seratus persen, Sementara menurut informasi yang berhasil di himpun dari berbagai sumber yang tidak mau dituliskan nama nya,bahwa Gedung tersebut akan di gunakan pada bulan Juli 2020 mendatang dalam rangka untuk kegiatan Gawai Dayak, Namun proyek tersebut belum selesai dikerjakan.
Ketika dikonfirmasi Tim awak Media, Agus Suyono Selaku Pejabat Pembuat kometmen  ( PPK ) menjelaskan, Proyek pembangunan Rumah Adat Betang dikerjakan oleh CV. Maleo Lestari memang Mangkrak atau belum selesai, seharusnya setelah perpanjangan waktu selama 50 (lima puluh) hari kerja, rumah Betang tersebut harus sudah selesai pada 30 Maret 2020,tapi menurut Agus Suyono ada dugaan uang kontrak rumah Betang tersebut setelah dicairkan diduga digunakan oleh pihak kontraktor untuk membayar pekerjaan mereka  pada daerah lain,dengan Kronologisnya diduga CV maleo Lestari ada pinjaman di Bank Kalbar Kabupaten Kayong Utara Sebesar 1 Milyar  rupiah yang akan digunakan untuk mengerjakan proyek jalan di kabupaten kayung utara,dan diduga tanpa Agunan atau Jaminan,proyek jalan tersebut gagal dikerjakan karena rusak terkena pasang air rob.setelah cairnya atau dibayarkannya uang sebesar persentase pekerjaan mereka pada rumah Betang adat DiJerora, Diduga Uang sebesar Rp 410 juta, dari Dana yang seharusnya untuk mengerjakan Rumah Betang Adat Dijerora 1 Sintang, digunakan untuk mengerjakan Jembatan di Rawak Kabupaten Sekadau, Begitu Anggaran Jembatan Rawak Keluar langsung dipotong Pihak Bank Kalbar Kayong Utara sebesar sekitar 700 juta untuk menutupi pinjaman Dana 1 milyar, Karena Pengerjaan Proyek Jalan yang di Kayong Utara oleh CV Maleo Lestari tidak bisa dilanjutkan akibat rusak diterjang air pasang Sehingga berimbas pada Mangkraknya Rumah Adat Betang di Jerora 1 Sintang, Dan Bukan hanya itu saja, masih banyak anggaran yang harus dibayarkan seperti upah tukang, sampai saat ini belum juga di bayarkan tuntas oleh pihak kontraktor, Memang Kerugian Negara untuk kegiatan Proyek Pembangunan Betang tidak ada, jelas Agus kepada Tim awak media saat ditemui di ruang kerjanya pada 31/03/2020.
"Sebenarnya pembangunan Rumah Adat Betang tersebut Maret 2020, Sudah harus selesai dengan tambahan kontrak, tapi apa daya uang tidak ada, siapa yang tangung jawab, memanggil tukang tidak ada yang mau bekerja, Memang 10 persen masih ada anggaran tapi itu tidak boleh dicairkan karena pekerjaan belum 100 persen, Dan untuk saat ini Rumah Adat Betang telah mencapai 90 persen, Sementara Dewan Adat Daerah Kabupaten Sintang mendesak, mengatakan bahwa Gedung tersebut akan digunakan pada Bulan Juli 2020 Mendatang, Dan yang jelas saya tidak mau disalahkan dalam hal ini", dan jika dalam satu bulan ini tidak ada etikad baik dari pihak kontraktor,maka saya sebagai PPK  akan buat laporan di kepolisian tegas Agus Suyono .(red.Tim)

Demi Kemanusiaan, Polres Melawi Semprotkan Cairan Disinfektan Sebanyak 55.500 Liter di 80 Lokasi

Posted by On Maret 31, 2020

POLRES MELAWI, POLDA KALBAR - Mabes Polri memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di masing-masing wilayah. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

Perintah itu tertuang dalam surat telegram nomor ST/1008/III/KES.7/2020 tertanggal 27 Maret 2020 yang ditanda tangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. Adapun surat telegram itu juga merupakan tindak lanjut dari maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona alias covid-19 serta telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP./2020 tentang antisipasi perkembangan pandemik virus corona.
Menyikapi surat telegram tersebut, Polres Melawi melaksanakan penyemprotan disinfektan secara massal di Kabupaten Melawi. Dengan Personil gabungan POLRI, TNI, Sat PolPP, BPBD,  Damkar dan PBK melaksanakan Apel Kesiapan terlebih dahulu di Terminal AKDP Sidomulyo Kecamatan Nanga Pinoh, Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 09.00 wib.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, S.H., S.I.K., M.H. Dihadiri Wakapolres Melawi Kompol Agus Mulyana, S.E., M.M beserta PJU Polres Melawi, hadir juga LO Kodim 1205 Sintang, Danki Senapan A 642 Kapuas, Kasat Pol PP Kabupaten Melawi, Ketua PBK Kabupaten Melawi dan Ketua MABT Kabupaten Melawi.
Penyemprotan massal ini menggunakan 1 unit Mobil AWC Polres Melawi, 2 unit Mobil PBK Nanga Pinoh, 1 unit Mobil Damkar Pemda Melawi dan penyemprotan secara manual menggunakan solo oleh gabungan Personil Polres Melawi, Kompi Senapan A 642 Kapuas, Koramil Nanga Pinoh, Sat Pol PP, Damkar, PBK dan BPBD Kabupaten Melawi. Tidak tanggung-tanggung cairan disinfektan yang disiapkan oleh Polres Melawi mencapai 55.500 Liter yang sudah tercampur berbagai macam bahan yang diyakini mampu membunuh virus corona (Covid – 19).

Dalam Apel yang menerapkan social distancing tersebut, Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, S.H., S.I.K., M.H mengatakan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan yang dilaksanakan di 80 lokasi ini, untuk kedua kalinya dilaksanakan secara serentak atau massal serta setiap hari dilaksanakan oleh Satgas Aman Nusa II Polres Melawi dan Polsek Jajaran. “Kegiatan penyemprotan ini bertujuan memberikan ketenangan bagi masyarakat,” tuturnya.
"Dalam rangka mendukung keselamatan masyarakat diperlukan gerakan preventif secara masif dan serentak untuk meminimalisasi tingkat penyebaran virus corona (covid-19) di Kabupaten Melawi,” terangnya.

Kapolres Menyampaikan, penyemprotan disinfektan itu dilakukan bersama dengan sejumlah instansi terkait, seperti TNI, Sat Pol PP, BPBD,  Damkar dan PBK.

"Bersama dan bersinergi kita minimalisasi penyebaran virus corona. Dengan menggunakan seluruh kendaraan dinas Polri, seperti kendaraan water canon dan memanfaatkan kendaraan dinas lain seperti mobil pemadam kebakaran serta sarana pendukung lainya,” jelasnya.

Lanjutnya, “Ditengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, banyak pihak berupaya untuk sebisa mungkin mencegah penyebaran virus corona semakin meluas. Salah satu cara yang dilakukan selain menjaga jarak dan membatasi aktivitas, yaitu dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Penyemprotan cairan berisi bahan kimia ini, diharapkan dapat membunuh virus yang mungkin saja berada di sekitar kita,” ungkapnya.

“Semakin banyak yang mencegah semakin banyak yang terlindungi. Masyarakat juga harus turut serta dengan menaati semua aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Mari bantu kami untuk pencegahan virus yang sedang melanda Negeri ini, Disiplinlah untuk kebaikan bersama,” imbaunya.

“Kami sebagai aparat Kepolisian akan bersikap tegas kepada masyarakat yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, karena penangan virus ini bukan main-main yang kita hadapi musuh tidak terlihat kami sangat peduli dan sayang kepada masyarakat. Siang dan malam kami kerja untuk keselamatan khalayak ramai,” tuntasnya.

Penulis : Oktavianus
Editor.   : Bagus Aprizal
Publish. : Suarasintang.com

Demi Kemanusiaan, Polres Melawi Semprot Cairan Disinfektan Sebanyak 55.500 Liter di 80 Lokasi

Posted by On Maret 31, 2020

POLRES MELAWI, POLDA KALBAR - Mabes Polri memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di masing-masing wilayah. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

Perintah itu tertuang dalam surat telegram nomor ST/1008/III/KES.7/2020 tertanggal 27 Maret 2020 yang ditanda tangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. Adapun surat telegram itu juga merupakan tindak lanjut dari maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona alias covid-19 serta telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP./2020 tentang antisipasi perkembangan pandemik virus corona.
Menyikapi surat telegram tersebut, Polres Melawi melaksanakan penyemprotan disinfektan secara massal di Kabupaten Melawi. Dengan Personil gabungan POLRI, TNI, Sat PolPP, BPBD,  Damkar dan PBK melaksanakan Apel Kesiapan terlebih dahulu di Terminal AKDP Sidomulyo Kecamatan Nanga Pinoh, Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 09.00 wib.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, S.H., S.I.K., M.H. Dihadiri Wakapolres Melawi Kompol Agus Mulyana, S.E., M.M beserta PJU Polres Melawi, hadir juga LO Kodim 1205 Sintang, Danki Senapan A 642 Kapuas, Kasat Pol PP Kabupaten Melawi, Ketua PBK Kabupaten Melawi dan Ketua MABT Kabupaten Melawi.
Penyemprotan massal ini menggunakan 1 unit Mobil AWC Polres Melawi, 2 unit Mobil PBK Nanga Pinoh, 1 unit Mobil Damkar Pemda Melawi dan penyemprotan secara manual menggunakan solo oleh gabungan Personil Polres Melawi, Kompi Senapan A 642 Kapuas, Koramil Nanga Pinoh, Sat Pol PP, Damkar, PBK dan BPBD Kabupaten Melawi. Tidak tanggung-tanggung cairan disinfektan yang disiapkan oleh Polres Melawi mencapai 55.500 Liter yang sudah tercampur berbagai macam bahan yang diyakini mampu membunuh virus corona (Covid – 19).

Dalam Apel yang menerapkan social distancing tersebut, Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, S.H., S.I.K., M.H mengatakan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan yang dilaksanakan di 80 lokasi ini, untuk kedua kalinya dilaksanakan secara serentak atau massal serta setiap hari dilaksanakan oleh Satgas Aman Nusa II Polres Melawi dan Polsek Jajaran. “Kegiatan penyemprotan ini bertujuan memberikan ketenangan bagi masyarakat,” tuturnya.
"Dalam rangka mendukung keselamatan masyarakat diperlukan gerakan preventif secara masif dan serentak untuk meminimalisasi tingkat penyebaran virus corona (covid-19) di Kabupaten Melawi,” terangnya.

Kapolres Menyampaikan, penyemprotan disinfektan itu dilakukan bersama dengan sejumlah instansi terkait, seperti TNI, Sat Pol PP, BPBD,  Damkar dan PBK.

"Bersama dan bersinergi kita minimalisasi penyebaran virus corona. Dengan menggunakan seluruh kendaraan dinas Polri, seperti kendaraan water canon dan memanfaatkan kendaraan dinas lain seperti mobil pemadam kebakaran serta sarana pendukung lainya,” jelasnya.

Lanjutnya, “Ditengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, banyak pihak berupaya untuk sebisa mungkin mencegah penyebaran virus corona semakin meluas. Salah satu cara yang dilakukan selain menjaga jarak dan membatasi aktivitas, yaitu dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Penyemprotan cairan berisi bahan kimia ini, diharapkan dapat membunuh virus yang mungkin saja berada di sekitar kita,” ungkapnya.

“Semakin banyak yang mencegah semakin banyak yang terlindungi. Masyarakat juga harus turut serta dengan menaati semua aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Mari bantu kami untuk pencegahan virus yang sedang melanda Negeri ini, Disiplinlah untuk kebaikan bersama,” imbaunya.

“Kami sebagai aparat Kepolisian akan bersikap tegas kepada masyarakat yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, karena penangan virus ini bukan main-main yang kita hadapi musuh tidak terlihat kami sangat peduli dan sayang kepada masyarakat. Siang dan malam kami kerja untuk keselamatan khalayak ramai,” tuntasnya.

Penulis : Oktavianus
Editor.   : Bagus Aprizal
Publish. : Suarasintang.com

JALUR MASUK PERBATASAN DITUTUP, WABUP SINTANG PIMPIN RAPAT PANTAU DAMPAK EKONOMI

Posted by On Maret 31, 2020

Sintang,suarasintang.com - Wakil Bupati Sintang Drs Askiman, MM memimpin jalannya rapat koordinasi Tim Pemantauan Daerah Perbatasan dalam rangka percepatan penanganan dampak Corona Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Sintang di Balai Pegodai pada Selasa, 31 Maret 2020. Rapat Dilakukan dalam rangka memantau stok, harga dan saluran distribusi barang kebutuhan pokok masayarakat daerah perbatasan. Hadir dalam rapat tersebut Dandim 1205 Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan, Sudirman Kadisperindagkop dan UKM, Agustinus Hatta Kadis Nakertrans, Veronika Ancili Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan, Bernard Saragih Kepala BPBD, Syarief Yasser Arafat Asisten Pemerintahan, Yustinus J Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. 
Wakil Bupati Sintang Askiman menjelaskan bahwa kawasan perbatasan menjadi titik perhatian karena disana menjadi lalu lintas orang dan barang dari luar negeri. “kalau kita tutup jalur masuk tidak resmi ini, akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Masyarakat disana 80 persen barang sembako berasal dari Malaysia. Maka silakan Disperindagkop dan UKM untuk ambil langkah. Saya juga berharap agar pabrik karet agar jangan tutup. Karena akan memperparah dampak ekonomi kepada petani karet. Mereka para hanya diminta melakukan penyesuaian jam kerja” pinta Askiman. 
“yang sangat penting kita antisipasi adalah barang masuk dari Malaysia. Barang impor illegal  harus dihentikan di perbatasan. Kalau jalur keluar masuk orang dan barang kita tutup. Saya berharap agar dipertimbangkan ada pasokan sembako dari Sintang ini. Saya minta Dinas Pemdes juga memberikan arahan kepada camat dan kepala desa agar mengambil langkah antisipasi dan mereka harus memberikan laporan secara periodik. Saya juga minta gawai Dayak di kampong juga ditiadakan. Ritual gawai Dayak silakan dilakukan tetapi tidak ramai dan tidak ada pesta” pinta Wabup Sintang.
“kita sudah kejadian luar biasa. Tim pemantauan silakan melakukan pemantauan langsung ke perbatasan. Koordinasi dengan camat, Kepala desa dan forkopimcam  di dua kecamatan perbatasan. Saya juga minta Credit Union untuk mempertimbangkan penagihan pinjaman anggota. Organisasi Perangkat Daerah juga saya persilakan untuk melakukan langkah-langkah strategis untuk memutus penyebaran virus corona. Saya juga berharap agar OPD yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat untuk diberikan perhatian khusus”  tambah Wabup Sintang.
“saya pesan kepada warga Kabupaten Sintang untuk jangan panik. Karena warga kita belum ada yang terinfeksi. Tetapi kita harus waspada. Tapi jangan was-was. Sebelum KLB, saya juga bingung,  tempat ibadah ditutup.. Tetapi pasar masih bebas buka. Mari kita berikan penjelasan yang menyejukan masyarakat. Segera berkoordinasi dengan Majelis Agama Konghucu dalam menghadapi ritual sembahyang kubur yang akan segera tiba. Disperindagkop dan UKM terus pantau perkembangan stok dan harga sembako. Terus laporkan kepada pimpinan”pinta Askiman.
Sudirman Kadisperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa dalam melakukan pemantauan arus barang di perbatasan sangat penting untuk memutus penyebaran virus corona. “dan kami tidak bisa bekerja sendiri. Tetapi kami memerlukan dukungan instansi lainnya. Kami membentuk tim pemantauan. Kita akan melakukan pemantauan langsung kondisi stok dan harga sembako di perbatasan. Untuk kemudian melakukan langkah yang tepat untuk membantu masyarakat” terang Sudirman. 
Dandim 1205 Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan menjelaskan bahwa sejak 27 Maret 2020 yang lalu tercatat 66 orang sudah dideportasi dari Malaysia melalui PLBN Entikong dan informasi yang berkembang akan ada pemulangan 20.000 tenaga kerja kita dari Malaysia. Kami terus melakukan patroli di sepanjang perbatasan. Seluruh jalur masuk di perbatasan sudah ditutup. Baik jalur resmi dan tidak resmi. Hanya Entikong yg masih buka karena ada pemulangan tenaga kerja kita.
“kita diperintahkan untuk menutup perbatasan tetapi kita tidak ada solusi atas pasokan sembako yang selama ini dipasok dari Malaysia. Kami mendukung rencana Pemkab Sintang untuk melakukan droping sembako ke perbatasan” terang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan.
Kabag Kesra Ulidal Muhtar menyarankan agar camat memberikan laporan perkembangan harga di setiap kecamatan. “kalau bisa camat dan desa selalu memberikan laporan terkait kondisi daerah dan perkembangan harga  kepada Pemkab Sintang” harap Ulidal Muhtar.
Bernard Saragih kepala BPBD Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa sejak 17 Maret 2020 saat gugus tugas Covid-19 dibentuk, pihaknya sudah monitor arus masuk orang di perbatasan. “Hasilnya masih ada orang masuk dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus.  Kami terus berkoordinasi dengan camat Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu. Status kita adalah KLB. Semua OPD harus bergerak sendiri untuk memutuskan penyebaran virus corona. Kita juga berusaha menurunkan beban psikologis masyarakat dalam menghadapi virus corona yang secara otomatis meningkatkan daya tahan tubuh. Di Sintang, kita menyemprotkan tubuh manusia dengan kaporit dengan dosis tertentu, bukan dengan desinfektan. Desinfektan hnaya kami gunakan untuk kendaraan dan fasilitas umum” terang Bernard Saragih

Halau Hama Berbahaya, Ini Yang DiLakukan Polsek Belitang Hilir

Posted by On Maret 31, 2020

Sekadau - Polsek Belitang Hilir Polres Sekadau melaksanakan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik di Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau. Selasa (31/3/2020) pagi. 

Kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut melibatkan Polsek, Koramil, Kecamatan, Yayasan Bhakti Sosial Sungai Ayak dan Puskesmas.
Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Belitang Hilir Iptu I Nengah Muliawan menjelaskan, kegiatan penyemprotan ini dilakukan dalam rangka penyebaran dan meminimalisir tingkat penyebaran Covid-19 di Kecamatan Belitang Hilir. 

Bapak dengan dua balok di pundaknya tersebut mengatakan, Penyemprotan disinfektan ini dilakukan serentak diseluruh penjuru tanah air Indonesia sesuai intruksi Kapolri.

" penyemprotan disinfektan ini merupakan bagian daripada langkah  antisipasi terhadap penyebaran virus, dan untuk hari ini di seluruh tanah air NKRI pihak Kepolisian melakukan penyemprotan secara massal, " ucap Kapolsek. 

Adapun lokasi yang di sisir dan  dilakukan penyemprotan merupakan Pasilitas umum, diantaranya Steher Penyeberangan Sunyat,  Pasar Sungai Ayak II, Jln Dr Sutomo -Dusun Sepantak, Simpi - Kampung Baru, dan juga Dusun Padung. 

Pada kesempatan tersebut Kapolsek juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah ikut berpartisipasi.

" saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang telah ikut berpartisipasi dan peduli dengan wabah virus yang menjadi permasalahan kita semua, semoga musibah seperti virus Covid -19 ini  cepat berlalu, " harapnya.(Didi)