Kategori

Bupati Sintang Lepas 34 Umat Katolik Menuju Pesparani Nasional di Kupang


Sintang - Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH melepas keberangkatan 34 orang peserta dan official dari Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Kabupaten Sintang untuk berangkat menuju Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur di Pendopo Bupati Sintang pada Kamis, 20 Oktober 2022.  

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno menyampaikan bahwa umat Katolik, Islam, Kristen Prostestan serta umat beragama yang lain mesti bersatu dalam rumah besar kita bersama yakni Kabupaten Sintang.
“kepada yang akan berangkat ke Kupang, saya pesankan agar bisa mengikuti lomba dengan baik, baru kemudian menikmati indahnya Kota Kupang. Yang ikut lomba paduan suara Gregorian dewasa pria, meskipun hanya ikut lomba melalui rekaman suara lalu rekamannya dikirim ke Kupang, semoga bisa menang. Begitu juga yang ikut lomba mazmur dewasa wanita dan lomba cerdas cermat anak-anak. Semoga menang disana. Kalau kalian menang, kita akan sambut di Pendopo ini lagi” terang Bupati Sintang

“Gus Dur pernah bilang, bahwa agama dan kesenian akan masuk pada pintu yang sama dihati kita. Berangkat ke Kupang adalah tugas keimanan dan keagamaan umat Katolik Kabupaten Sintang. Tugas ini luar biasa. Terima kasih atas kerja keras LP3K Kabupaten Sintang sudah membina para peserta sehingga bisa mewakili Kalbar di tingkat nasional” terang Bupati Sintang

“saya berharap, LP3K Kabupaten Sintang bisa menuntaskan dua kecamatan yang belum membentuk LP3K kecamatan yakni Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu. Saya mendukung agar dua kecamatan ini, pengurus LP3K bisa segera dibentuk dan dilantik. Paroki Senaning dan Paroki Nanga Merakai sangat bagus. Saya pernah singgah kedua paroki ini” terang Bupati Sintang.

“berangkatlah ke Kupang. Bawa kemenangan. Kita akan sambut di Pendopo ini. Jaga kesehatan selama disana. Dan jangan lupa berwisata” pesan Bupati Sintang.

Sekretaris Jenderal Keuskupan Sintang RD Herman Yosef Ga’i menyampaikan bahwa Uskup Keuskupan Sintang sangat mendukung umat Katolik yang akan mengikuti Pesparani Nasional di Kupang. 
“terima kasih atas dukungan Pemkab Sintang dan DPRD Sintang terhadap umat Katolik yang akan berangkat ke Kupang. Kerja keras pengurus LP3K Kabupaten Sintang juga luar biasa, lolos audisi di tingkat Provinsi Kalbar untuk 3 jenis lomba sehingga bisa berlomba di tingkat nasional” terang RD Herman Yosef Ga’i

“kami bangga, Sintang bisa ikut untuk 3 jenis lomba. Saya yakin ada peluang menang di Kupang nanti. Saya yakin kalau menang, Pak Bupati akan sambut meriah nanti ketika pulang ke Sintang. selamat berjuang dan ikuti lomba dengan semangat dan sukacita” pesan RD Herman Yosef Ga’i


Agustinus Hata Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang bisa mewakili Provinsi Kalimantan Barat untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Tingkat Nasional yang kedua di Kota Kupang. 
“ada tiga jenis lomba, yang akan diikuti oleh perwakilan LP3K Kabupaten Sintang yakni Lomba Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria, Lomba Cerdas Cermat Anak dan Mazmur Dewasa Wanita. Ketiga jenis lomba ini, kita bisa mewakili Kalbar karena kita menang pada audisi di Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Seleksinya ketat, kita menang dan mewakili Provinsi Kalimantan Barat” terang Agustinus Hatta.

“keberangkatan ke Kupang ini. Tidak hanya membawa nama baik umat Katolik Kabupaten Sintang saja, tetapi nama daerah dan seluruh masyarakat Sintang. LP3K Kabupaten Sintang juga terus belajar dengan LPTQ dan LPPD dalam mengembangkan dan membina umat” terang Agustinus Hatta  

H. Ikhwan Pohan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang menyampaikan Pesparani merupakan kegiatan umat Katolik untuk memperkuat keimanan dan memuliakan Tuhan. 
“Pesparani harus terus diperkuat untuk meningkatkan keimanan kepada Tuhan. Pesparani harus dijadikan momentum untuk membuktikan kepada dunia, bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk. Mari kita jaga kerukunan dan moderasi beragama di Kabupaten Sintang. Kita harus saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lain” terang H. Ikhwan Pohan (Red)

Previous
« Prev Post