Kategori

Hujan Intensitas Tinggi, Banjir Kembali Melanda 3 Dusun di Desa Nanga Ketungau Kecamatan Ketungau Hilir


Ketungau Hilir - Hujan yang mengguyur Desa Nanga ketungau secara terus-menerus dalam beberapa hari ini menyebabkan debit air Sungai Ketungau dan Sungai Kapuas Cukup tinggi dan Kondisi ini menyebab kan banjir tidak bisa dihindarkan, sehingga banjir melanda wilayah di 3 dusun yang berada di Desa Nanga Ketungau Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Senin (25/10/2021).

Peristiwa banjir yang dipicu oleh faktor cuaca tersebut telah merendam sejumlah rumah penduduk, Menurut Kades Nanga Ketungau Moin,saat ini kondisi rumah penduduk banyak terendam banjir dan jalan dalam kota belum bisa dilewati bahkan banjir yang terjadi di daerahnya sudah 3 kali dalam bulan ini
 "Ini banjir yang terparah, bahkan sudah 3 kali di bulan Oktober ini banjir yang terjadi di desa kami"jelas Moin kades Nanga Ketungau.

Ditambahkan oleh Kades Nanga Ketungau,bahwa pihaknya sudah membuat laporan ke pihak yang berwenang(pemerintah).
"Kami sudah mengusulkan permohonan bantuan kepada pihak pemerintah terkait masalah banjir di tempat kami,namun hingga saat ini belum ada tanggapan, apalagi bantuan untuk masyarakat kami di 3 dusun,yaitu Dusun Ketungau Indah,Dusun Jemut belayar dan Dusun Tanjung Permai"terangnya.
Perlu dilakukan upaya-upaya untuk penanganan keadaan darurat guna meminimalisir dampak banjir.

Moin juga menghimbau Pada warga masyarakat Desa Nanga Ketungau, yang rumahnya terendam banjir dan yg rumahnya dekat bantaran sungai supaya lebih ekstra hati hati terutama jangan lalai menjaga anak anak yang masih kecil dan yang belum bisa berenang demi keselamatan mereka.juga kepada para pengendara spid dan motor air, kalau bisa supaya jalannya perlahan didalam wilayah Desa Nanga ketungau yang terendam banjir, supaya gelombang airnya tidak kuat menghempas Kedinding rumah warga, dikhawatirkan bisa terjadi hal hal yang tidak kita inginkan,ini demi kepentingan kita bersama untuk menghindari hal hal yang tidak kita inginkan pungkas Moin.(Ed/Rbs).
 

Previous
« Prev Post