Jembatan penghubung sungai Baka putus warga gunakan Rakit

Sungai Baka,suarasintang.com. Warga desa Sungai Baka, kecamatan pinoh selatan,  kabupaten melawi, mengeluhkan dengan akses penyeberangan antar desa yang sering dipakai ini putus, pasalnya jembatan yang sering digunakan oleh warga ambruk dan putus, karena diterjang banjir, yang terjadi belum lama ini, akibatnya satu-satunya akses penghubung antar desa tidak lancar dan jadi terganggu, minggu (11/11/18)

Untuk mempermudah kelancaran transportasi, warga berinisiatif membuat rakit,  guna memperlancar penyeberangan kendaraan bermotor, khususnya roda dua dan orang,  yang terbuat dari potongan bambu dan balok kayu serta papan, yang diikat tali agar rakit tidak lepas dan mudah ditarik. 

Riko dan Andreas adalah warga yang ditugaskan, mengatakan, jembatan tersebut merupakan akses utama warga dari Sungai Baka ke kota nanga pinoh, atau sebaliknya. sehingga warga kesulitan dalam aktivitas untuk membawa hasil buminya ke kota, dan jembatan tersebut setiap harinya banyak dilalui warga dari kedua desa jelasnya. 

Warga desa sungai baka berharap kepada dinas terkait di Pemkab melawi, segera memperbaiki jembatan yang putus tersebut karena untuk aktifitas ekonomi warga sangat terganggu, karena merupakan akses utama warga untuk beraktifitas dan ekonomi,” kata Riko. 

Bahkan warga juga berharap dinas terkait memantau jembatan ini langsung agar tau kondisinya karena sangat memprihatinkan dan cepat diperbaiki. Jelas Andreas. (nus)

Previous
« Prev Post