Woowww…. Gas Elpiji 3kg Tembus di Angka Rp.50.000,-


SuaraSintang.com-Kapuas hulu/kalbar: Harga Gas 3 Kg di kapuas hulu kalimantan barat  Tembus Rp.50.000,- Masyarakat di putussibau kesulitan memperoleh gas elpiji 3 kilogram. Kalaupun ada harga elpiji tabung gas melon itu jauh melampaui ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

Dari pantauan media ini rata-rata harga elpiji 3 kg di Kota putussibau kabupaten kapuas hulu di atas Rp.40.000,- Seperti di Kecamatan, pengkadan, mentebah, boyan yang lokasinya berdekatan dengan Kota putussibau(kabupaten kapuas hulu), harga elpiji di atas Rp.40.000,- pada bulan 11/2017.

Sementara itu di Kecamatan kalis, 25km dari putussibau kota, harganya bisa tembus mencapai Rp.35.000,-

Menurut pembeli yang berada di area kedamin putussibau selatan. pada tanggal 1/12/2017 elpiji 3 kg ini masih tembus di angka 35 ribu sedangkan diputussibau utara ada yang mengecer diangka 50 ribu.harga ini bervariasi tergantung kelangkaan gas.

"Harga Rp.25.000,- Nyarinya susah. Tulisan HET-nya Rp 22.000, dijual Rp 30.000. Istri saya sering beli di eceran di atas Rp 35.000, Itu pun langka," ucap salah satu warga kedamin,hanya ada satu pangkalan yang harga het 22.000 ribu, itu pun bisa bertahan 1 jam barang sudah habis.(minggu,03/12/2017)

Menurutnya, untuk memperoleh elpiji murah, ia harus tahu waktu kedatangan pasokan gas dari agen ke pangkalan. "Kalau enggak, dibilangnya habis. Di pangkalan sekali datang bisa 200 tabung, tak sampai satu jam habis,"jelasnya

Ia mengatakan, di pangkalan hanya bisa mendapatkan satu tabung. Tapi di eceran, apabila barangnya ada pembeli bisa memeroleh 10 atau 15 tabung elpiji 3 kg.

Warga  menduga, langka dan mahalnya elpiji 3 kg ini karena barang yang ada di pangkalan, dijual kembali beberapa kali (reseller) ke pedagang ecera dengan trik dari panggkalan dijual lewat toko sanak saudara dengan harga di luar harga pangkalan padahal itu barang pangkalan juga.

Dugaan itu sesuai dengan pengakuan seorang pedagang eceran di kedamin  yang namanya enggan dipublikasikan. Ia mengaku menjual seharga Rp.30.000,- karena ia membeli seharga Rp.27.000,- / tabung.

Menyikapi situasi itu, lembaga swadaya masyarakat jaga NKRI kapuas hulu mencoba koordinasi ke deport pertamina yang ada dipontianak sebenarnya apa yang menjadi kendala sehingga elpiji ini bisa terjadi sedemikian dan kami juga ingin menegaskan kalau ada pangkalan nakal harus diberikan sanksi.”jelas ketua tim jaga nkri kapuas hulu

Tim LSM JAGA NKRI juga meminta agar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi, Kabupaten Kapuas hulu, untuk mengungkapkan, pangkalan yang berani menjual ke pedagang eceran, dan harus diberi sanksi. Sebab, harga tertinggi sampai ke konsumen harus sesuai HET Kalimantan Barat sebesar Rp.22.000,-


Tak hanya itu, pihak LSM JAGA NKRI kapuas hulu meminta kepada rekan LSM LP3K-RI kapuas hulu, rekan media yang tergabung di media cetak suara keadilan, jaganews.com segera membentuk tim terpadu pembinaan pengawasan penggunaan elpiji 3 kg dan akan menyurati Bupati dan pihak instansi terkait perihal pengawasan ini. "Kita akan menindak yang menjual di atas harga eceran tertinggi dan penjual di luar pangkalan,"tegas ketua tim LSM JAGA NKRI kapuas hulu.(raja)

Previous
« Prev Post