Kategori

Wakil Bupati Sintang, Melkianus merespon keluhan warga yang memanfaatkan jembatan di Sungai Pembunuh Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Sintang


Sintang - Wakil Bupati Sintang, Melkianus merespon keluhan warga yang memanfaatkan jembatan di Sungai Pembunuh Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Sintang yang mengalami kerusakan parah namun juga diperbaiki oleh Pemkab Sintang.

Melkianus Wakil Bupati Sintang yang dihubungi Jumat, 8 Maret 2024 menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang akan mendapatkan dana dari Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) untuk perbaikan 12 jembatan di Kabupaten Sintang diantaranya jembatan Sungai Pembunuh.

“Saya baru pulang dari Jakarta bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang pak Abdul Supriyadi dan tim ketemu langsung dengan BNPB dan kementerian keuangan. Nah terkait dana tersebut sudah ada dan sudah pasti dilaksanakan hanya menunggu tahapan-tahapannya.Bantuan dana dari BNPB tinggal menunggu izin dari Presiden RI dalam waktu dekat ini,”tambah Melkianus

“Pemkab Sintang akan menerima bantuan sebanyak 10 Miliar lebih untuk 12 kegiatan salah satunya perbaikan Jembatan Sungai Pembunuh Sintang.


“Kita mengira bahwa bantuan dana dari pusat ini bisa dilaksanakan di awal tahun namun karena ada beberapa kendala  kami koordinasi langsung pada Kementerian Keuangan untuk dapat dilaksanakan pada bulan juni atau juli mendatang,”terang Melkianus

“secara teknis  untuk perbaikan jembatan tersebut akan dikerjakan oleh kontraktor, untuk material jembatan dapat mengunakan bahan kayu atau beton. Melihat kondisi Jembatan Sungai pembunuh sekarang sangat memprihatinkan bahkan sudah hampir roboh” terang Melkianus

“saat ini sudah disiapkan anggaran dari BNPB serta pengusulannya Kemudian dari Kementerian Keuangan menyediakan anggarannya  dan kita masuk dalam tahap satu ada 20 Kabupaten/Kota kemudian ditahap dua ada 68 Kabupaten/Kota.Pemkab Sintang patut bersyukur masuk dalam tahap satu .Saya minta kepada seluruh masyarakat supaya bisa bersabar karena masih dalam proses” terang Melkianus. (RILIS PROKOPIM) 


Previous
« Prev Post