Kategori

Sudah Terjadi Kasus, Kadis Kesehatan Sintang Himbau Warga Waspadai Penularan Penyakit Rabies


Sintang - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harisinto Linoh mengirim surat kepada Camat, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas di seluruh Kabupaten Sintang agar melakukan langkah antisipasi terhadap penularan penyakit rabies. Surat yang dikirim pada Jumat, 2 September 2022 tersebut dibuat untuk menindaklanjuti laraporan kasus Gigstan Hewan Penular Rabies (GPHR) di Kabupaten Sintang.

“sampai dengan Minggu Ke 35 atau Bulan Agustus 2022, gigitan anjing sebanyak 165 gigitan dan 1 orang diantaranya terindikasi rabies dan meninggal dunia  dengan alamat di Desa Buluh Kuning Kecamatan Sepauk” terang dr. Harisinto Linoh Kadis Kesehatan Sintang

“pada  hari Jumat, 2 September 2022 terdapat lagi laporan 1 kasus gigitan anjing yang mengalami gejala rabies dengan alamat Desa Mangat Baru Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang. Dengan kejadian ini kami menghimbau kepada Camat, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas untuk melakukan kewaspadaan di masyarakat untuk mengantisipasi terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) Rabies di Kabupaten Sintang” himbau Harisinto Linoh 

“bentuk kewaspadaan adalah dengan melakukan pertemuan dan koordinasi untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar waspada terhadap  gigitan anjing, mangantisipasi keluar masuknya anjing di masyarakat dan luar wilayah, mewaspadai penularan rabies di masyarakat dengan mewaspadai anjing liar dan menyarankan untuk mengurung anjing, melakukan vaksinasi terhadap anjing peliharaannya” terang  Harisinto Linoh

“apabila terjadi gigitan anjing segera melakukan pencegahan dengan mencuci luka gigitan dengan sabun dan air mengalir. Dan segera datang ke pelayanan kesehatan Puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dan Vaksin Anti Rabies” pesan Harisinto Linoh
“saya berharap ini menjadi perhatian kita bersama untuk ditindaklanjuti” harap Harisinto Linoh

Previous
« Prev Post