Kategori

Tim TPPS Kabupaten Sintang Pimpin Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Kayan Hulu


Sintang - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang yang diwakili oleh Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Maryadi memimpin Tim Percepatan Penuruan Stunting Kabupaten Sintang melakukan kunjungan kerja ke Nanga Tebidah Kecamatan Kayan Hulu pada Rabu, 8 Juni 2022. 

Pada kunjungan tersebut, Tim Percepatan Penuruan Stunting Kabupaten Sintang melakukan pertemuan dengan Tim Percepatan Penuruan Stunting Kecamatan Kayan Hulu dalam sebuah pertemuan yang diberi nama Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Kayan Hulu. Rembuk Stunting dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Kayan Hulu dan dihadiri oleh 23 TPPS Desa di Kayan Hulu, Camat Kayan Hulu, Kepala Puskesmas Nanga Tebidah, Kepala Desa Se kecamatan Kayan Hulu, PKK Kecamatan, PKK Desa, Ketua BPD Se Kecamatan Kayan Hulu, Pendamping Desa, Bidan Se-Kecamatan Kayan Hulu, Tim Penyuluh KB, Kader KB, Kader Posyandu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Kapolsek, serta Danramil.

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Maryadi yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang menyampaikan stunting menjadi fokus perhatian pemerintah pusat dan daerah juga perhatian kita bersama, untuk itu dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

“dalam Perpres tersebut, semua komponen mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan yang meliputi perseorangan, masyarakat, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, media massa, organisasi masyarakat sipil, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan mitra pembangunan yang terkait dengan percepatan penurunan stunting wajib terlibat dan mendukung melaksanakan strategi nasional dan rencana aksi nasional dalam upaya pelaksanaan percepatan penurunan stunting tersebut” terang Maryadi

“ada 6 upaya pencegahan stunting pada anak, dimulai sejak masih dalam kandungan yakni lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, penuhi asupan nutrisi, cukup konsumsi zat besi, terapkan pola hidup bersih dan sehat, hindari paparan asap rokok dan olahraga teratur agar imun tetap terjaga” papar Maryadi

“mengapa stunting menjadi suatu hal yang begitu penting pencegahannya?. Karena stunting dapat menyebabkan anak menjadi lebih pendek pada usianya, terganggu perkembangan otaknya, kecerdasannya dan gangguan metbolisme tubuhnya. Yang mana seorang anak sebagai generasi penerus bangsa haruslah dipelihara dengan sebaik-baiknya, terjaga kesehatannya, agar kedepan mereka mampu melanjutkan estapet kepemimpinan dan juga menjaga NKRI, dan tanah air Indonesia kita tercinta ini agar tetap hidup dan mampu bersaing di kancah internasional atau dunia” terang Maryadi

“dalam rangka upaya percepatan penurunan stunting, ditetapkan strategi nasional untuk mencapai target tujuan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030, dan pada tahun 2024 target nasional yang harus dicapai sebesar 14 %, yang diukur pada anak berusia di bawah 5 tahun” terang Maryadi 

“kita patut bangga, pada tahun 2021 lalu, Pemerintah Kabupaten Sintang mampu mencapai target penurunan angka stunting mencapai 28%, artinya sudah melebihi target minimal yang telah ditetapkan pemerintah pusat, semoga kedepannya dengan menjalin kerjasama yang baik dari semua pihak, kita mampu lebih menekan angka stunting tersebut, khususnya di Kayan Hulu ini” harap Maryadi

Camat Kayan Hulu Yudius menyampaikan sangat senang dikunjungi oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sintang dalam rangka berdiskusi untuk bersama sama menurunkan dan mencegah stunting di Kecamatan Kayan Hulu ini. 
“stunting ini menjadi perhatian kami Pemerintah Kecamatan Kayan Hulu untuk dicegah. Kami sangat prihatin dengan kasus stunting ini. Maka kami akan serius melakukan langkah-langkah nyata untuk mencegah anak-anak Kayan Hulu mengalami stunting. Saya berharap rembuk ini bisa menghasilkan keputusan bersama-sama semua stakeholder yang ada di Kecamatan Kayan Hulu ini. 

Tahun 2022 ini, ada dua desa di Kayan Hulu yang ditetapkan menjadi lokus pencegahan stunting yakni Desa Nanga Oran dan Nanga Sabai” terang Yudius.

Previous
« Prev Post