Pemilihan Kepala Desa Serentak, Resmi DiUndur Ke Tahun 2021


 Sintang -Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian bertanggal 24 Maret 2020, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2020 ditunda.
Surat edaran tersebut sudah disampaikan kepada seluruh Kepala Daerah di Indonesia Yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2020, Resmi di Undur Ke tahun 2021.

Hal tersebut Juga Di Benarkan Oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang Roni. Saat Di jumpai Di Ruang Kerjanya Pada Selasa 10/11/2020,Roni membenarkan dan menyampaikan bahwa hal tersebut Sudah sesuai dengan Arahan Menteri dalam Negeri.

Prihal pengunduran Pilkades serentak ini, JKkelas Roni Menegaskan Bahwa hal tersebut dikarenakan Adanya pemilu yang akan di selenggarakan dalam waktu dekat. sehingga berdampak pada pengunduran Pilkades yang seharusnya di selenggarakan Tahun 2020 ini, di Undur Tahun depan.

"Sesuai surat Menteri Dalam Negeri yang di tujukan ke seluruh Bupati Dan wali kota seluruh Indonesia terkait pelaksanaan Pilkades Serentak, di semua kabupaten kota, di minta agar di tunda pelaksanaannya ke tahun 2021. Salah satu faktor nya memang karena adanya pilkada," Jelas Roni.

Roni juga menyampaikan Bahwa sebenarnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang sendiri sudah sangat siap menyelenggarakan Pilkades yang seharusnya di selenggarakan Tahun ini, namun karena adanya pengunduran Di pastikan semua akan di sesuaikan.

"Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa sudah selesai persiapannya, karena agenda kita seharusnya kita selenggarakan di juni 2020. Tapi karena memang perintah surat menteri agar di tunda, kita sudah membuat persetujuan pimpinan,dan Pak Bupati setuju kegiatan itu di tunda di tahun 2021 tepatnya pada tanggal 07 April," Jelas Roni.

"Terkait persiapan sekali lagi kita sudah membuat penjadwalan sesuai ketentuan UU No 6 2014 tentang Desa Enam Bulan sebelumnya kita sudah menyampaikan Hal tersebut Ke Desa, jadi kita sudah menyusun jadwal itu, kita akan segera menyampaikan ke pemerintah Desa yang akan ikut Pilkades. Data di kita untuk sementara yang sudah masuk 278 desa,  perkiraan kita pelaksanaan sampai 07 April 202, kurang lebih 325 Desa yang akan mengikuti Pilkades," tutup Roni. (elo)

Previous
« Prev Post