HEADLINE NEWS

Kategori

7 DESA DI KAYAN HILIR TERDAMPAK BANJIR,DAPAT BANTUAN SEMBAKO DARI WABUP SINTANG

Sintang - Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM didampingi Kepala Bappenda Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi dan Kepala BPBD Kabupaten Sintang Bernard Saragih menyusuri Sungai Kayan pada Senin, 13 Juli 2020. Ada 7 desa yang disinggahi dan diberikan bantuan sembako oleh Wakil Bupati Sintang yakni Nanga Lidau, Mentunai, Engkerangan, Monbay Begununk, Jambu, Bindu, dan Nanga Payak. Wakil Bupati Sintang membawa 4 speedboat untuk membawa bantuan sembako yang merupakan sumbangan warga Sintang yang memang peduli dengan korban banjir di Kabupaten Sintang. 
Lokasi pertama, Wakil Bupati Sintang meninjau kondisi dan korban banjir di Dusun Lungkung Potah Desa  Nanga Lidau Kecamatan Kayan Hilir. Wabup Sintang  disambut Sampoyono  Kepala Dusun Lungkung Potah jajaran Pemerintah Desa Nanga Lidau. 

"Kita akan berikan bantuan spontan berupa sembako kepada warga  di sini berupa beras, mi instan dan telur. Bantuan ini untuk dapur umum saja. 

Saya minta kepada Pemerintah Desa untuk mendata warganya yang terdampak, berapa rumah yang terendam, yang roboh. Ini bantuan awal saja. Bantuan per Kepala Keluarga ada nanti" terang Wakil Bupati Sintang.  

Wakil Bupati Sintang Drs Askiman, MM menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bantuan dari warga Sintang yang peduli dengan korban banjir. "Ini bantuan spontan dari warga Sintang. Untuk konsumsi warga yang berjaga jaga. Saya berharap warga tetap sabar ya" terang Wakil Bupati Sintang.    

"datanya warga yang terdampak banjir nanti diserahkan ke pemerintah kecamatan.  Saya prihatin dengan warga yang terdampak banjir ini. Ini bantuan dari pribadi warga. Kami kumpul uang. Beli sembako untuk warga yang terdampak banjir.  Ini untuk dapur umum. Di makan bersama-sama. Dari pemkab Sintang dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ada menyusul nanti. Maka saya minta, data yang lengkap dari pemerintah desa. Berapa Kepala Keluarga yang terdampak, untuk mendapatkan bantuan. Kita sudah menyurati Pemprop Kalbar bahkan pemerintah pusat. Terang Askiman.(Red)

Previous
« Prev Post