Gas Elpiji 3 kg Tembus 40 Ribu Rupiah, Warga Minta Tindakan Tegas Pemerintah

Sintang - Masyarakat sangat mengeluhkan dengan harga gas elpiji subsidi 3 kg di tingkat pengecer yang tembus 40 ribu rupiah, bahkan nyari nya juga sulit,  bahkan kadang-kadang kosong,  keluhan ini sudah berjalan lama,  kalau pun ada,  harganya tidak sesuai lagi yaitu mencapai 40 ribu rupiah pertabung,  dan bahkan lebih tinggi lagi,  hal tersebut diungkapkan Pak Konsin tokoh masyarakat Sungai Tebelian, pada media ini jum'at (25/10/2019)

Mahalnya harga elpiji subsidi 3kg ini,  hampir terjadi disemua daerah dikabupaten sintang, dan khususnya di kecamatan Sungai Tebelian, terutama masyarakat yang berada di kampung,  hal ini disebabkan karena ada jual beli ditingkat pengecer, padahal di tingkat agen harganya standar yaitu 17 ribu rupiah, dan perlu tindakan tegas dari pemerintah dalam pengawasan, agar masyarakat merasakan subsidi yang telah diperuntukkan bagi masyarakat oleh pemerintah, dan juga minta ada pengawasan dalam penyaluran,  agar tidak ada pihak-pihak yang bermain dibelakang.
Pak Konsin juga mengungkapkan bahwa harga gas elpiji 3kg didesa-desa sudah berkisar Rp 40-45rb per buah, berarti kami warga masyarakat untuk mendapatkan gas elpiji sudah diatas harga subsidi.
Memang bagi kami kalaupun Rp 100rb tetap kami beli, kerena itu kebutuhan yang memang harus diutamakan untuk memasak.

Saat tim media menelusuri pada salah satu pangkalan atau agen penyalur,  yang berada didesa sungai ukoi, pembagian kelihatan normal,  dengan persyaratan ktp/kk, agar bisa mendapatkan gas elpiji, dengan maksimal 2 tabung/kk, dengan harga Rp. 17 ribu rupiah, dan tidak boleh lebih,  hal ini yang terpantau di lapangan, lalu siapa yang bermain? dan mengapa harga bisa tinggi? Dan mungkin karena ada tengkulak yang membeli kembali tabung tersebut dari para pengantri gas, dan di jual kembali untuk mengambil untung.
Perlu pengawasan ketat, agar Masyarakat tidak di rugikan. (nus)

Previous
« Prev Post