Bupati Karolin : Kepala Sekolah Ibarat Nahkoda, Kemana Pendidikan Siswa Akan Dibawa

Ngabang - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa mengibaratkan kepala sekolah seperti seorang nahkoda, yang memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola sekolah.

"Di tangan kepala sekolah lah, kemana arah pendidikan para siswa ini akan dibawa. Ibarat Nahkoda, kemana kapal akan dibawa berlabuh," ujar Karolin saat membuka pelantikan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Landak di Aula Dinas Pendidikan, Jumat (5/4/2019) pagi.

Selain itu, sambung Karolin, sekolah juga menjadi tempat pengembang budaya masyarakat sehingga sekolah harus tetap bekerja sama dengan masyarakat.

Selaku Bupati Landak, Karolin mendukung penuh kreatifitas para kepala sekolah tingkat SMP untuk membuat sebuah wadah MKKS.
"MKKS merupakan wadah para kepala sekolah yang secara kolektif bekerja sama untuk membangun kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan di Kabupaten Landak," ujar Karolin.

Karolin juga Berharap dari terbentuknya pengurus MKKS ini menjadikan pendidikan lebih baik dari sisi penyelengaraan dan mutu serta pada akses mobilitas pendidikan. Yang terpenting menurutnya adalah pendidikan tidak hanya di lihat secara kuantitatif yang menekan nilai-nilai angka dengan mengabaikan moral, karakter dan sipiritual.

"Karena kalau demikian, maka pendidikan menjadi pincang karena esensi dari pendidikan adalah perubahan karakter, untuk mengelola pendidikan yang baik tidaklah mudah, tetapi kita yakin pelaksanaan pendidikan akan sukses bila didukung oleh kepala sekolah yang tergabung dalam wadah  MKKS," papar Karolin.

Untuk itu Karolin berpesan organisasi ini tidak hanya sekedar dibentuk dan tidak hanya sekedar dilantik tetapi sungguh-sunguh dapat memberikan posisi yang positif, meningkatkan kualitas pendidikan dan saling membantu dalam mengembangkan wawasan.

Melalui organisasi tersebut, Karolin berharap agar kepala sekolah juga harus berjejaring, baik secara nasional atau regional sehingga apa yang terjadi di luar sana, apa yang terjadi pada dunia pendidikan juga harus kita ikuti bersama-sama.

"Kalau kepala sekolahnya ketinggalan jaman, pasti siswanya juga akan ketinggalan jaman, untuk itu saya berharap bapak ibu kepala sekolah menjadi motor penggerak bagaimana anda mampu dengan keterbatasan yang ada, memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan anak-anak didik kita," katanya.

"Karena mereka adalah harapan bangsa kedepannya, khususnya harapan Kabupaten Landak kedepannya. Tantangan di dunia pendidikan sangan banyak, apa lagi dengan kondisi bangsa ini perubahan regulasi dapat terjadi dalam waktu yang sangat singkat," tambahnya.

Oleh karena itu Karolin jua berharap agar kepala sekolah mampu mengikuti perubahan  regulasi tersebut.

“Wadah ini diibaratkan mengangkat sebuah batu besar yang menutupi jalan, tidak akan mungkin diangkat oleh satu orang, tetapi bersama-sama menjadi ringan, untuk itu sebuah majanemen kerja perlu diterapkan," ungkap Karolin.

"Maka sekarang selain kerja keras, juga kerja cerdas dan kerja ikhlas, selain itu kepala sekolah juga dapat mensosialisasikan wajib belajar 9 tahun sehingga tidak ada lagi peserta didik yang putus sekolah di Kabupaten Landak," pungkasnya. (dan)

Previous
« Prev Post