Tim penilai lomba Desa tingkat Kabupaten Takalar di Desa Tonasa

Takalar,suarasintang.com -Takalar,26/3/2019 bertempat di depan kantor Desa Tonasa yang  asri dengan nuansa alami berhamparan sawah yang di tumbuhi Padi di Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar provinsi Sulawesi Selatan,Pada Kesempatan itu di hadiri oleh Andi Guntur  Kepala Dinas PMD Kabupaten Takalar, selaku ketua Tim penilai lomba desa tingkat Kabupaten Takalar di desa Tonasa,bersama rombongan dinas terkait serta di wakili oleh Kasaup Bimas Polres AKP Mugi Rahman,Camat Sanrobone Andi Arief Zaenal, PLT Kepala Desa Tonasa M.Ilham Hamada,Ketua LPM,Ketua BPD,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Tokoh Adat,Tokoh Pemuda,Ketua Ibu Penggerak PKK Sanrobone, dan Masyarakat Desa Tonasa, M.Ilham
pada kesempatan itu Mengatakan Sudah sangat siap Untuk Mewakili Kabupaten Takalar menuju pemilihan di tingkat Provinsi hingga ke tingkat Nasional ,mengingat Antusiasnya masyarakat Desa Tonasa menyambut perhelatan Lomba, dan sangat berterima kasih kepada Babin Kantibmas,Babinsa, kepada Ibu Ketua Penggerak PKK Sanrobone serta terkhusus kepada Kepala Wilayah Kecamatan Sanrobone yang telah memberi segala Arahan 24 jam dalam kordinasi penilaian lomba sehingga tertata dengan baik, Desa Tonasa keluar sebagai juara pertama setelah kami adakan lomba kecil-kecilan mewakili kecamatan Sanrobone, Sehingga ada peningkatan intensitas khusus di desa Tonasa karena persiapan lomba desa, lebih lanjut di sampaikan oleh , Andi Arief Zaenal bahwa
" Lomba ini tidaklah berat buat kami untuk menyusaikan karena penilaian Lomba sudah menjadi Rutinitas kami ,di mana pada setiap hari Jum'at di adakan Pembersihan Kerja bakti sudah Membudaya, Tertib Administrasi semua Lembaga-lembaga ,Institusi-institusi  semuanya Aktif Sehingga besar Harapan Kami Desa Tonasa Bisa Mewakili Kabupaten Takalar Berkompetisi di Tingkat Provinsi hingga Nasional,Desa Tonasa patut Bersyukur dan bangga karena tidak semua Desa bisa Mewakili Kecamatan Sanrobone dalam ikut serta perlombaan Desa tingkat Kabupaten, itu bertanda ada predikat khusus dengan desa lain,lebih lanjut di sampaikan oleh Andi Guntur dalam Arahannya serta Nasehatnya Selaku Ketua Tim penilai lomba,,bahwasanya Dana Transfer dari pusat kurang lebih 2 milyar, sekiranya 1/2 milyar bisa di pakai untuk pembangunan di desa ,apalagi kalau, itu sudah 1 milyar di pergunakan untuk membangun di Desa ,Sesuai Permendagri no 81 tahun 2015 bahwa ada perbandingan kemajuan beberapa tahun sejauh mana dengan desa yang lain, Lebih lanjut di katakan dalam Arahannya bahwa Membangun bukan lagi dari Kota Tetapi pinggiran-pinggiran desa menurut nawacita,sehingga 4 tahun belakangan ini dana transfer bukan lagi,  250 juta rupiah,tetapi sudah lebih besar dari itu.Kami membawa tim dari beberapa dinas terkait termasuk juga dari Polres ,akan melihat bagaimana tingkat kriminal apakah pengurangan 2 tahun  terakhir atau bertambah, Posyandu yang Terintregritasi dengan dusun lain,
Paud yang di kuatkan dengan Alashak milik desa dengan hibah atau pembelian
PKM ,pusat kesehatan masyarakat yang nantinya akan di berikan ke desa mengelola pelayanan kesehatan pada masyarakat.
Siapkan Semua Administrasinya karena kami akan melihat sejauh mana kelengkapan administrasi yang ada di desa karena itu akan menjadi penilaian dalam lomba , di selanjutnya lagi, bahwa kepada  kepala desa agar memperhatikan masyarakatnya dengan mengikut sertakan setiap kegiatan desa ,bisa membangun gedung untuk di peruntukkan pembinaan pendidikan buta huruf,Gubernur kita yang baru akan menjanjikan hadiah sumbangan 1 milyar kepada desa yang mewakili kabupaten dan lolos di tingkat provinsi dan  bisa mewakili provinsi, dana itu untuk membangun serta di pakai untuk operasional desa bagaimana semestinya.(Abdul Latif Bombong)

Previous
« Prev Post