ASRAMA HAJI KABUPATEN SINTANG “Jarot: kita ingin tahun 2018 ini bisa selesai sampai atap”



SuaraSintang.com-Sintang: Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph tinjau pembangunan tahap awal asrama haji di depan masjid Al-Amin Kabupaten Sintang yang diharapkan selesai tahun ini.(05/01/2018)

Jarot mengatakan, Asrama haji dikelola langsung oleh IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) dengan dana bersumber dari donatur, sementara pemerintah kabupaten menyelesaikan gedung serbagunanya, tahap pertama sudah selesai dengan nilai 1,9 milliar, “mungkin perencanaan kita gak begitu matang ya, ketika dalam pngerjaannya ternyata untuk pancang tiangnya saja dak bisa satu tiang, perencanaan awal 12 meter jadi 18 meter, tapi Alhamdulillah sudah bisa selesai pondasi bawah ini 1,9 miliar, kita berkeinginan tahun 2018 ini bisa selesai sampai atap”.kata Jarot

Masjid Al-Amin di bagian belakangnya akan kita kerjakan sehingga jadi pusat kegiatannya umat islam, ada gedung serbaguna, asrama haji kemudian masjid Al-Amin dan kita akan buat jembatan penyebrangan untuk orang kira-kira begitulah konsepnya.”terangnya

Sambung Bupati Sintang, “Konsepnya karena didepan masjid Al-Amin adalah asrama haji, gedung serbaguna sedang kita bangun, rencana jembatan penyebrangan orang, masjid ini juga harus cukup indah dan bisa menampung Jemaah yang banyak karena masjid ini di bangun oleh Yayasan Amal Bakti Pancasila, tentu kita juga harus minta izin juga dengan yayasannya, konsepnya kita bangun di belakang dan bangunannya vertical ke atas sehingga bisa kelihatan dari berbagai penjuru”.

Tambah Jarot, Jadi kita berharap bangunan gedung serbaguna, asrama hajinya ditambah dengan masjid Al-Amin yang sudah kita revitalisasi dan jembatan penyebrangan orangnya bisa menjadi landmark untuk kabupaten sintang, kita berharap bangunan baru jadi masjid utamanya, depannya bisa nanti dialih fungsi untuk menjadi pendopo, pertemuan, pengajian dan sebagainya. kita ini kan membangun harus inklusif, kita sudah punya Katedral Kristus Raja yang menjadi landmark nya kota sintang, GKE Petra nanti akan megah sekali.”terangnya


Untuk masjid raya saya serahkan kepada ulama untuk sama-sama memikirkannya, kalau untuk level kabupaten itu namanyakan masjid agung, “kita kan sudah punya masjid agung An-Nur dan kedepannya nanti areal parkirnya akan di perluas, masjid raya itu untuk level provinsi, kesepakatan para ulama untuk merevitalisasi dulu masjid Al-Amin.”tuturnya(ian)

Previous
« Prev Post